Bom Mobil Guncang Kolombia Sehari Usai De la Espriella Jadi Presiden
AKURAT.CO Ledakan bom mobil mengguncang wilayah barat daya Kolombia pada Sabtu (8/8/2026), hanya sehari setelah Abelardo de la Espriella resmi dilantik sebagai presiden baru negara tersebut.
Ledakan terjadi di sebuah gerbang tol di jalur Pan-American Highway, jalan utama yang menghubungkan wilayah Cauca dan Valle del Cauca. Dua petugas keamanan dilaporkan mengalami luka ringan akibat ledakan tersebut.
Militer Kolombia menduga serangan dilakukan oleh kelompok bersenjata yang merupakan faksi pembangkang dari Revolutionary Armed Forces of Colombia (FARC), organisasi gerilyawan yang secara resmi telah dibubarkan setelah kesepakatan damai.
Insiden ini terjadi ketika pemerintahan baru De la Espriella mulai menegaskan kebijakan keamanan yang lebih keras terhadap kelompok bersenjata dan organisasi kriminal.
Bom Meledak di Gerbang Tol
Menurut keterangan militer Kolombia, bom tersebut berada di dalam sebuah kendaraan yang ditinggalkan di sekitar gerbang tol.
Salah satu petugas keamanan yang terluka mengatakan kepada aparat bahwa sebuah kendaraan ditinggalkan oleh seseorang yang kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Ledakan menyebabkan bagian kendaraan, termasuk sasis yang hangus terbakar, berserakan di sekitar lokasi.
Militer kemudian mengamankan area dan mengerahkan personel serta anjing pelacak untuk memastikan tidak ada bahan peledak lain yang masih tertinggal.
Jalur yang terdampak merupakan bagian penting dari konektivitas antara Cauca dan Valle del Cauca. Kota Cali, ibu kota Valle del Cauca, menjadi lokasi pelantikan De la Espriella pada Jumat (7/8/2026).
Warga Sipil Ikut Terdampak Ledakan
Dampak ledakan tidak hanya dirasakan petugas keamanan. Sejumlah keluarga yang tinggal beberapa meter dari lokasi juga terkena gelombang ledakan.
Elizabeth Zapata, 57 tahun, mengatakan gelombang ledakan membuat keluarganya terlempar dari tempat tidur. Kaca jendela rumah mereka pecah dan sejumlah anggota keluarganya mengalami luka akibat serpihan kaca.
Gubernur Cauca Jorge Octavio Guzmán menilai serangan tersebut bukan kejadian yang berdiri sendiri.
Menurutnya, kelompok bersenjata berupaya mengisolasi wilayah Cauca untuk mempertahankan kendali atas wilayah yang luas.
Ia menyebut serangkaian serangan terhadap infrastruktur sebagai bagian dari pola yang sistematis.
Sementara itu, Menteri Transportasi Elsa Noguera mengecam serangan tersebut dan menyatakan pemerintah berupaya segera memulihkan lalu lintas di jalur yang terdampak.
Presiden Baru Colombia Ambil Sikap Keras
Ledakan bom mobil tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah De la Espriella mulai menjalankan pemerintahannya dengan agenda keamanan yang tegas.