Baznas miliki 35 Rumah Sehat Baznas untuk pelayanan kesehatan gratis
Jepara (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) hingga kini memiliki 35 Rumah Sehat Baznas (RSB) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, sebagai upaya memperluas akses pelayanan kesehatan gratis masyarakat.
"Dengan diresmikannya RSB di kompleks Pondok Pesantren Balekambang, Kabupaten Jepara, di Provinsi Jawa Tengah sudah ada lima rumah sehat yang beroperasi, sedangkan secara nasional yang beroperasi ada 35 rumah sehat," kata Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid ditemui setelah peresmian RSB di kompleks Ponpes Roudhotul Mubtadiin Balekambang, di Desa Kepel, Kecamatan Mayong, Jepara, Jumat.
Hadir dalam peresmian RSB tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Ketua Baznas Jateng Ahmad Darozi, Ketua Baznas RI Kiai Nur Ahmad periode 2020-2025, Bupati Jepara Witiarso Utomo, dan Pengasuh Ponpes Balekambang Kiai Muhammad Makmun Abdullah.
Baca juga: Rumah Sehat Baznas berikan layanan kesehatan gratis untuk warga Brebes
Menurut dia, Baznas akan terus mengembangkan keberadaan Rumah Sehat di berbagai daerah untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus membantu pemerintah dalam menjalankan program di bidang kesehatan.
Ia mengatakan selama ini pembangunan dan operasional RSB mendapatkan dukungan dari Baznas. Ke depan, pihaknya juga tengah menjajaki kerja sama dengan BPJS Kesehatan agar Rumah Sehat Baznas dapat memberikan pelayanan kepada peserta BPJS setelah memenuhi persyaratan dan standar yang ditetapkan.
Ia berharap pengelolaan RSB Jepara dilakukan secara profesional dengan memperkuat kolaborasi serta memanfaatkan sumber daya manusia setempat, termasuk melibatkan para santri.
"Pengelolaan harus lebih profesional, mengembangkan kolaborasi dan memanfaatkan SDM setempat, termasuk santri-santri. Bahkan, dokter-dokternya juga ada yang santri dan hafal Al Quran. Itulah semangat yang kita kembangkan," ujarnya.
Ia menambahkan Baznas tidak hanya menargetkan agar RSB dapat melayani masyarakat umum dan peserta BPJS, tetapi juga masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan.
Baznas, kata dia, pada periode ini juga akan memberikan dukungan melalui Kartu Sehat Baznas bagi masyarakat yang tidak mendapatkan kepesertaan BPJS.
"Pasiennya bisa pasien umum, pasien BPJS jika nanti sudah memenuhi persyaratan, dan pasien dari mereka yang mendapatkan Kartu Sehat dari Baznas," ujarnya.
Ia menargetkan pengelolaan RSB dapat terus ditingkatkan, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama mampu memenuhi standar pelayanan BPJS.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan apresiasi kepada Baznas yang telah menambah fasilitas pelayanan kesehatan di Jawa Tengah.
Baca juga: Baznas RI hadirkan layanan kesehatan gratis bagi mustahik di Bekasi
Baca juga: Rumah Sehat Baznas beri layanan kesehatan bagi korban banjir Karawang
Menurut dia, sebelumnya terdapat empat Rumah Sehat Baznas di Jawa Tengah, yakni di Brebes, Kendal, Sragen, Karanganyar, dan kini bertambah dengan diresmikannya RSB di Jepara hari ini (14/8).
"Saya ucapkan terima kasih kepada Baznas. Hari ini Jawa Tengah mendapatkan satu tambahan, sehingga bertambah menjadi lima rumah sehat," katanya.
Taj Yasin berharap pengelolaan RSB dilakukan dengan baik, sehingga keberadaannya memberikan dampak nyata terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai keberadaan RSB dapat memberikan manfaat ganda, karena apabila dikelola dan berkembang dengan baik, maka dapat turut memperkuat Baznas melalui penerimaan zakat dari masyarakat.
"Harapannya selain memberikan dampak kesehatan dan kebermanfaatan di tengah-tengah masyarakat, kalau berkembang baik juga akan menambah Baznas. Ada sisihan zakatnya nanti bisa masuk ke Baznas lagi untuk mengembangkan Baznas," ujarnya.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.