Bank Indonesia catat 54 UMKM Papua masuk platform e-commerce

Bank Indonesia catat 54 UMKM Papua masuk platform e-commerce

Bank Indonesia catat 54 UMKM Papua masuk "platform e-commerce"

Senin, 24 Agustus 2026 05:25 WIB

Image Print

Salah satu produk UMKM Papua yang ikut pada kegiatan ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta pada beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Bank Indonesia Papua

Jayapura (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua mencatat sebanyak 54 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Papua telah berhasil masuk atau onboarding ke berbagai platform e-commerce selama periode 2020 hingga 2025.

Pelaksana Harian Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua David Sipahutar di Jayapura, Sabtu, mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar UMKM Papua melalui pemanfaatan teknologi digital.

“UMKM Papua yang lolos proses onboarding ke berbagai platform e-commerce tersebut bergerak di sejumlah sektor usaha, termasuk kriya dan fesyen, makanan dan minuman, serta kopi," katanya.

Menurut David, digitalisasi menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan daya saing UMKM, terutama dalam memperluas jangkauan pemasaran yang tidak hanya bergantung pada pasar konvensional.

"Untuk itu program onboarding e-commerce kembali dilanjutkan dan pada 2026 kami melibatkan 50 UMKM baru yang bergerak pada sektor kriya dan fesyen, makanan dan minuman, serta kopi juga," ujarnya.

Dia menjelaskan program ini terus bakal terus lanjutkan dengan melibatkan UMKM peserta baru agar semakin banyak pelaku usaha di Papua yang dapat memanfaatkan ekosistem digital.

"Kehadiran UMKM Papua dalam platform digital diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus mendorong pelaku usaha meningkatkan kualitas produk, kemasan, serta pengelolaan usahanya," katanya lagi.

Dia menambahkan selain melalui e-commerce, Bank Indonesia juga mendorong digitalisasi UMKM melalui perluasan penggunaan QRIS dan penerapan digital farming bagi kelompok tani binaan.

"Transformasi digital perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, sehingga UMKM Papua tidak hanya mampu masuk ke ekosistem digital, tetapi juga berkembang dan naik kelas," ujarnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bank Indonesia catat 54 UMKM Papua masuk Platform E-Commerce

Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026