6 buah tinggi gula yang perlu diketahui, apakah aman dikonsumsi?

6 buah tinggi gula yang perlu diketahui, apakah aman dikonsumsi?

Jakarta (ANTARA) - Buah merupakan sumber vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang penting bagi tubuh. Meski demikian, beberapa jenis buah memiliki kandungan gula alami yang lebih tinggi dibandingkan buah l...

Jakarta (ANTARA) - Buah merupakan sumber vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang penting bagi tubuh. Meski demikian, beberapa jenis buah memiliki kandungan gula alami yang lebih tinggi dibandingkan buah lainnya.

Para ahli menegaskan bahwa gula alami dalam buah berbeda dengan gula tambahan karena disertai serat dan berbagai zat gizi yang bermanfaat bagi kesehatan.

Menurut data gizi USDA yang dirangkum berbagai lembaga kesehatan, kandungan gula pada buah dapat bervariasi tergantung jenis, tingkat kematangan, dan ukuran porsinya.

Buah dengan kadar gula lebih tinggi tetap dapat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat, namun porsi perlu diperhatikan, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang sedang mengontrol kadar gula darah.

Baca juga: Ahli gizi jelaskan pengaruh buah sebelum tidur terhadap gula darah

Berikut enam buah yang dikenal memiliki kandungan gula alami relatif tinggi

1. Leci

Leci menjadi salah satu buah dengan kandungan gula alami tertinggi. Dalam 100 gram leci terkandung sekitar 15 gram gula alami. Meski demikian, buah ini juga kaya vitamin C, kalium, dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.

2. Mangga

Mangga mengandung sekitar 14 gram gula per 100 gram. Selain rasanya manis, mangga juga merupakan sumber vitamin A, vitamin C, serat, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan mata serta sistem kekebalan tubuh.

3. Delima

Delima memiliki kandungan gula alami sekitar 14 gram per 100 gram. Buah ini dikenal kaya polifenol dan antioksidan yang berperan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Baca juga: Konsumsi buah ceri bermanfaat bagi pengaturan kadar gula darah

4. Ceri manis

Ceri, khususnya varietas manis, mengandung sekitar 13 gram gula per 100 gram. Selain itu, ceri juga mengandung vitamin C, kalium, serta senyawa antosianin yang memiliki sifat antioksidan.

5. Pisang

Pisang mengandung sekitar 12 gram gula alami per 100 gram. Kandungan gulanya cenderung meningkat seiring tingkat kematangan buah. Pisang juga merupakan sumber kalium, vitamin B6, vitamin C, dan serat yang baik sebagai sumber energi.

6. Anggur

Anggur mengandung sekitar 12–16 gram gula alami per 100 gram, tergantung varietasnya. Selain rasanya manis, anggur mengandung antioksidan seperti resveratrol yang dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan jantung.

Apakah buah tinggi gula harus dihindari?

Para ahli menegaskan bahwa buah tinggi gula tidak perlu dihindari oleh orang sehat. Gula dalam buah merupakan gula alami yang disertai serat, vitamin, mineral, dan antioksidan sehingga dicerna lebih lambat dibandingkan gula tambahan pada makanan atau minuman olahan. Karena itu, buah tetap menjadi bagian penting dari pola makan sehat.

Bagi penderita diabetes atau individu yang sedang mengontrol kadar gula darah, kunci utamanya bukan menghindari buah sepenuhnya, melainkan mengatur porsi konsumsi, memilih buah utuh dibandingkan jus, serta mengombinasikannya dengan sumber protein atau lemak sehat agar lonjakan gula darah lebih terkendali. Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi juga dianjurkan untuk menentukan pola makan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

Baca juga: Deretan buah bantu hidrasi tubuh usai beraktivitas di cuaca panas

Baca juga: Menyulap kebun durian menjadi magnet agrowisata musiman

Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.