22 desa dari tujuh kecamatan di Aceh Barat Daya terendam banjir luapan - ANTARA News Aceh

22 desa dari tujuh kecamatan di Aceh Barat Daya terendam banjir luapan - ANTARA News Aceh

Blangpidie (ANTARA) - Sebanyak 22 desa dari tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terendam banjir akibat sungai meluap seiring hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah itu.

"Berdasarkan laporan sementara, desa yang tersebar di tujuh kecamatan digenangi banjir luapan sungai akibat hujan lebat," kata Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Abdya, Mukhsin saat dikonfirmasi di Blangpidie, Kamis.

Mukhsin menjelaskan, hujan deras  mengguyur daerah tersebut pada Rabu (16/9) sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Selain menggenangi pemukiman warga, sejumlah akses jalan nasional juga sempat tergenang banjir.

Adapun ruas jalan nasional yang tergenang di antaranya di Desa Alue Mangota (Kecamatan Blangpidie), Desa Durian Jangek (Kecamatan Susoh), dan Desa Alue Padee (Kecamatan Kuala Batee).

Kondisi tersebut, mengakibatkan kemacetan panjang lantaran kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintasi badan jalan. 

Dampak cuaca ekstrem ini, kata dia, juga mengakibatkan satu unit tiang listrik milik PLN di Kecamatan Babahrot roboh ke badan jalan, serta satu unit rumah warga di Desa Cot Mane, Kecamatan Jeumpa, tertimbun tanah longsor.

Adapun daerah terdampak banjir meliputi Desa Alue Seulaseh, Alue Sungai Pinang, dan Ciet Mane Kecamatan Jeumpa. Lalu, Desa Alue Padee, Kampung Tengah, Dusun Jambereu, Lama Inong, dan Alue Pisang Kecamatan Kuala Batee.

Kemudian, Desa Ie Lhob, Gunong Cut, Suak Labu, dan Suak Nibong Kecamatan Tangan-Tangan. Desa Lhang, Tangan-Tangan Cut, dan Ujung Tanah Kecamatan Setia.

Berikutnya, Desa Baharu, Keude Siblah, Alue Manggota, dan Lhung Tarok Kecamatan Blangpidie. Desa Blang Manggeng dan Sejahtera Kecamatan Manggeng, serta Desa Durian Jangek Kecamatan Susoh.

Mukhsin menambahkan, sejauh ini BPBD Abdya telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan pemantauan, pendataan jumlah rumah terdampak, serta membantu evakuasi masyarakat di lokasi banjir.

"Kita sudah mengerahkan TRC untuk melakukan pemantauan, pendataan dan membantu evakuasi masyarakat di lokasi banjir," kata Mukhsin.

Ia mengimbau masyarakat Abdya khususnya yang tinggal di kawasan lereng bukit dan bantaran sungai untuk selalu waspada karena cuaca ekstrem masih berpotensi melanda wilayah setempat.

Pewarta: Suprian
Editor : M Ifdhal

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.