20 Kota Tercantik di Dunia Versi Warganya, Ada Satu di India
Emanuella Bungasmara Ega Tirta, CNBC Indonesia
17 August 2026 14:30
Jakarta, CNBC Indonesia - Keindahan sebuah kota umumnya diukur dari jumlah wisatawan yang datang atau banyaknya bangunan ikonik yang dimiliki. Namun, survei terbaru menunjukkan bahwa persepsi penduduk lokal memberikan gambaran yang berbeda. Warga yang tinggal setiap hari di sebuah kota dinilai lebih memahami kualitas lingkungan, lanskap, hingga karakter kawasan tempat mereka menetap.
Melansir Visual Capitalist yang mengutip survei Time Out 2026, sebanyak 24.000 responden dari berbagai kota di dunia diminta menjawab apakah mereka menganggap kota tempat tinggalnya sebagai kota yang indah. Hasilnya menempatkan Cape Town, Afrika Selatan, sebagai kota tercantik di dunia menurut warganya dengan tingkat persetujuan mencapai 86%.
Angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam survei. Posisi ini melampaui sejumlah kota yang selama ini identik dengan destinasi wisata kelas dunia seperti Paris, Florence, maupun Sydney. Penilaian warga Cape Town banyak dipengaruhi oleh bentang alam yang mengelilingi kota, mulai dari Semenanjung Cape hingga kawasan Table Mountain yang menjadi salah satu ikon Afrika Selatan.
Di posisi kedua terdapat Edinburgh, Skotlandia, dengan skor 84%. Kota ini dikenal memiliki kawasan Old Town dan New Town yang masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO. Lingkungan bersejarah tersebut menjadi salah satu daya tarik utama sekaligus membentuk persepsi positif masyarakat terhadap kotanya.
Peringkat ketiga ditempati Sydney, Australia dengan skor 78%. Sementara itu, Chicago menjadi kota dengan penilaian tertinggi di Amerika Serikat setelah memperoleh skor 77%. Kota tersebut bahkan berada di atas Paris yang hanya mencatatkan tingkat persetujuan sebesar 68%.
Data survei menunjukkan dominasi kota-kota Eropa. Dari 19 kota yang masuk daftar, sebanyak 10 berasal dari kawasan tersebut. Portugal menjadi salah satu negara dengan representasi kuat melalui Lisbon di posisi kelima dan Porto di posisi kedelapan. Inggris juga memiliki tiga kota dalam daftar, yakni Edinburgh, Cambridge, dan Bath.
Sebaliknya, Asia hanya diwakili oleh Bengaluru, India, dengan skor 59%. Kota-kota metropolitan besar seperti London maupun New York tidak masuk dalam daftar. Kondisi ini menunjukkan bahwa popularitas sebagai pusat bisnis atau tujuan wisata belum tentu sejalan dengan persepsi masyarakat yang tinggal di dalamnya.
Hasil survei tersebut mencerminkan bahwa pengalaman sehari-hari penduduk menjadi faktor penting dalam membentuk citra sebuah kota. Lingkungan yang nyaman, kualitas ruang publik, kondisi alam, serta identitas budaya memberi pengaruh terhadap cara warga memandang tempat tinggalnya. Penilaian dari masyarakat lokal juga menjadi indikator yang berbeda dibanding ukuran konvensional seperti jumlah kunjungan wisatawan atau besarnya aktivitas ekonomi.
CNBC Indonesia
(emb/emb)