Business-Finance

Gempa Megathrust Bawa Tsunami 8 Meter Lebih Sapu Pesisir Pangandaran

Gempa Megathrust Bawa Tsunami 8 Meter Lebih Sapu Pesisir Pangandaran

Jakarta, CNBC Indonesia - Kajian yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan bahwa mekanisme pembentukan tsunami Pangandaran tahun 2006 kemungkinan lebih kompleks daripada yang selama ini dipahami. Selain dipicu gempa bumi, tsunami diduga turut dipengaruhi oleh pergerakan massa bawah laut yang memperkuat pembentukan gelombang dan mempercepat waktu tiba tsunami di pesisir.

Top! Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih Penghargaan Ini

Top! Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih Penghargaan Ini

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berhasil meraih penghargaan Anugerah Utama atas Inisiatif Penerbitan Social Bond 2025: Mendorong Keuangan Inklusif Berkelanjutan.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen BRI dalam memperkuat implementasi keuangan berkelanjutan melalui penerbitan Social Bond sebagai instrumen pendanaan yang mendukung pembiayaan inklusif dan berkelanjutan.

Minum Kopi Tiap Hari, Ini Bahayanya Bagi Ginjal

Minum Kopi Tiap Hari, Ini Bahayanya Bagi Ginjal

Jakarta, CNBC Indonesia - Peringatan bagi Anda yang mengonsumsi kopi setiap hari secara berlebihan. Anda perlu mengurangi kebiasaan itu karena bisa berdampak pada ginjal.

Laman Eating Well menuliskan peranan ginjal adalah menyaring limbah dan kelebihan air dari tubuh. Termasuk juga menyeimbangkan elektrolit.

BNI Luncurkan wondrZ, Tabungan Anak dan Remaja untuk Belajar Kelola Keuangan

BNI Luncurkan wondrZ, Tabungan Anak dan Remaja untuk Belajar Kelola Keuangan

wondrZ menghadirkan tiga fitur utama bagi anak dan orang tua. Pertama, kemudahan membuka dan mengelola tabungan anak dalam satu layanan.

Kedua, anak berusia 12 tahun ke atas dapat mulai belajar melakukan transaksi digital melalui akun wondr mereka sendiri. Fitur ini memberikan ruang bagi anak untuk mengenal pengelolaan keuangan secara lebih mandiri sesuai dengan kebutuhannya.

KPK Bongkar Modus Baru, Rektor Unsoed Gunakan Proyek untuk Tutupi Suap

KPK Bongkar Modus Baru, Rektor Unsoed Gunakan Proyek untuk Tutupi Suap

Minggu, 23 Agustus 2026, 04:30 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan modus baru dalam dugaan suap penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). 

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Norman Arie Prayogo, diduga meminta uang Rp650 juta dari orangtua calon mahasiswa melalui dua perantara swasta, Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto. Permintaan itu diketahui oleh Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq.

Skandal Rp650 Juta: Mahasiswa Bayar Mahal, Tetap Gagal Masuk Kedokteran

Skandal Rp650 Juta: Mahasiswa Bayar Mahal, Tetap Gagal Masuk Kedokteran

Minggu, 23 Agustus 2026, 03:30 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik pemerasan dalam penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Nama Norman Arie Prayogo, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, disebut sebagai pihak yang meminta uang sebesar Rp650 juta dari orangtua calon mahasiswa jalur mandiri.

Nasib Mahasiswa Unsoed: Setor Uang Fantastis, Rektor Dibekuk KPK

Nasib Mahasiswa Unsoed: Setor Uang Fantastis, Rektor Dibekuk KPK

Minggu, 23 Agustus 2026, 02:30 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar praktik dugaan pemerasan dalam penerimaan mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). 

Rektor Akhmad Sodiq bersama sejumlah pejabat kampus resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah operasi tangkap tangan (OTT) di Purwokerto dan Jakarta, Kamis (20/8/2026).