Business-Finance

Bukan HP, Mesin Uang Baru Samsung Diawasi Langsung Bos Besar

Bukan HP, Mesin Uang Baru Samsung Diawasi Langsung Bos Besar

Jakarta, CNBC Indonesia - Samsung Electronics membentuk divisi khusus robotika untuk mengembangkan teknologi hingga memproduksi robot humanoid. Langkah ini menjadi strategi baru raksasa teknologi Korea Selatan tersebut untuk mencari sumber pertumbuhan baru.

BEI Minta Penjelasan, DATA Buka Suara soal Saham Protelindo

BEI Minta Penjelasan, DATA Buka Suara soal Saham Protelindo

Jakarta, CNBC Indonesia — Emiten Grup Djarum PT Remala Abadi Tbk (DATA) buka suara terkait transaksi pengalihan saham yang dilakukan pemegang sahamnya, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo).

Dalam keterbukaan informasi BEI, perseroan menegaskan tidak terlibat dalam transaksi jual beli saham tersebut sehingga tidak memiliki informasi mengenai latar belakang maupun pertimbangan para pihak dalam melakukan transaksi.

Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Ditolak Yusril dan Pigai, Ada Apa?

Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Ditolak Yusril dan Pigai, Ada Apa?

Senin, 27 Juli 2026, 12:55 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Sayembara tangkap begal yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menuai penolakan. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra serta Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menilai kebijakan tersebut berisiko memicu aksi main hakim sendiri.

Kasatgas PRR Kebut Persetujuan Anggaran Pascabencana Sumatra

Kasatgas PRR Kebut Persetujuan Anggaran Pascabencana Sumatra

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan persetujuan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon). Hal ini penting agar berbagai persoalan di wilayah terdampak segera ditangani oleh kementerian/lembaga terkait.

Yang Perlu Dilakukan Gubernur BI Baru Menurut Pakar

Yang Perlu Dilakukan Gubernur BI Baru Menurut Pakar

Senin, 27 Juli 2026, 12:48 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Di tengah sorotan publik terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah, Rektor Universitas Paramadina sekaligus Ekonom Senior Indef, Prof. Didik J Rachbini, Ph.D., memaparkan pandangan kritis terkait tugas dan tanggung jawab utama Bank Indonesia (BI).