Wamenekraf: Potensi ekraf Tasikmalaya dorong kemajuan ekonomi daerah

Wamenekraf: Potensi ekraf Tasikmalaya dorong kemajuan ekonomi daerah

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan potensi produk kreatif dari Tasikmalaya, Jawa Barat dapat mendorong kemajuan ekonomi daerah dan menopang kesejahteraan ekonomi masyarakatny...

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan potensi produk kreatif dari Tasikmalaya, Jawa Barat dapat mendorong kemajuan ekonomi daerah dan menopang kesejahteraan ekonomi masyarakatnya melalui peran pemerintah daerah sebagai katalisator.

β€œPemerintah daerah merupakan kunci utama dalam menggerakkan ekonomi kreatif agar menjadi penopang baru kemajuan ekonomi nasional dari tingkat lokal. Sebab itu, setiap daerah wajib mengeksplorasi serta menonjolkan potensi khasnya supaya mampu membangun identitas ekonomi kreatif yang solid," ujar Irene dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.

Kota Tasikmalaya memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar melalui delapan industri unggulan yakni bordir dan konveksi, kelom geulis, payung geulis, batik, kerajinan mendong, anyaman bambu, kayu olahan, serta makanan dan minuman. Potensi ini didukung oleh dominasi subsektor kuliner dan kriya serta kunjungan wisatawan yang pada tahun 2025 mencapai 667.484 orang.

Ia mengatakan potensi Kota Tasikmalaya sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi nasional mulai dari daerah dapat diperkuat melalui kelembagaan ekonomi kreatif guna memastikan kelancaran pelaksanaan berbagai program strategis seperti Aktivasi Desa Kreatif, Aktivasi Ekraf Hub dan Creative by Indonesia.

Baca juga: Pemerintah tetapkan Rindekraf 2026-2045 sebagai peta jalan ekraf

Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi lokal sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekosistem kreatif di wilayah tersebut secara berkelanjutan. Seluruh potensi tersebut bisa dioptimalkan melalui kolaborasi lintas sektor agar menjadi identitas yang memiliki daya saing sesuai dengan posisi Tasikmalaya sebagai "Mutiara dari Priangan Timur".

Kementerian Ekraf juga mendukung agenda peringatan HUT ke-25 Kota Tasikmalaya yang akan berlangsung selama Oktober 2026.

Sejumlah agenda HUT yang disiapkan antara lain pemeriksaan kesehatan gratis dengan memanfaatkan Intellectual Property (IP) lokal, penyelenggaraan ajang lari ultramarathon dan fun run, optimalisasi Gedung Creative Center (GCC), serta berbagai aktivitas kreatif yang melibatkan masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif.

Rangkaian kegiatan tersebut dirancang sebagai kolaborasi lintas sektor yang mengangkat potensi seni, budaya, kriya, dan kuliner lokal sehingga mampu menghadirkan perayaan yang berkesan sekaligus memberi dampak nyata bagi perekonomian masyarakat, khususnya generasi muda.

Baca juga: Menekraf sebut kembangkan talenta anak jaga keberlanjutan SDM kreatif

Irene mengatakan kolaborasi lintas sektor ini tidak hanya menghadirkan pengalaman wisata yang unik, tetapi juga membuat karakter khas Tasikmalaya selalu melekat di ingatan dan menjadi daya tarik yang tak terlupakan.

"Event di Tasikmalaya nanti harus dikemas secara holistik dengan mengangkat kearifan lokal seperti bordir, payung geulis, dan makanan khasnya, salah satunya nasi tutug oncom, serta diintegrasikan dengan standar keberlanjutan lingkungan, kesehatan, dan pelindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI),” katanya.

Sementara itu Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat terus berlanjut untuk mendorong Tasikmalaya sebagai simpul utama ekonomi kreatif di Priangan Timur dan Jawa Barat.

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Zaenal Abidin
Copyright Β© ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.