Transaksi koperasi desa/kelurahan merah putih tembus Rp56,8 miliar

Transaksi koperasi desa/kelurahan merah putih tembus Rp56,8 miliar

Nilai transaksi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah mencapai Rp56,8 miliar sepanjang 2026, dengan pupuk menjadi komoditas terlaris dengan nilai transaksi ANTARA News kepri 2 ...

Transaksi koperasi desa/kelurahan merah putih tembus Rp56,8 miliar

Jumat, 17 Juli 2026 16:01 WIB

Image Print

Warga membeli kebutuhan bahan pokok di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Jatikalen, Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Antara Jatim/Muhammad Mada/abs

Jakarta (ANTARA) - Nilai transaksi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah mencapai Rp56,8 miliar sepanjang 2026, dengan pupuk menjadi komoditas terlaris dengan nilai transaksi terbesar.

Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) yang diakses di Jakarta, Jumat pukul 15.30 WIB, total volume transaksi KDKMP tercatat sebanyak 54.316 transaksi dengan nilai transaksi mencapai Rp56,8 miliar.

Pupuk NPK Phonska menjadi komoditas dengan nilai transaksi terbesar, yakni Rp15,09 miliar dari volume transaksi 8,17 juta.

Posisi berikutnya ditempati pupuk Urea N 46 persen dengan nilai transaksi Rp11,27 miliar dari volume transaksi 6,20 juta.

Selain pupuk, transaksi KDKMP juga didominasi berbagai kebutuhan pokok dan barang subsidi, antara lain minyak goreng Bimoli 2 liter senilai Rp3,63 miliar, beras medium SPHP kemasan 5 kilogram Rp2,49 miliar, beras Rp1,14 miliar, LPG 3 kilogram Rp486 juta, serta gula kemasan 1 kilogram Rp284,78 juta.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan rapat kabinet terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan penyaluran barang-barang subsidi, seperti LPG 3 kilogram, pupuk, minyak goreng, dan beras, akan dilakukan melalui KDKMP.

"Insyaallah dalam waktu dekat akan dikeluarkan Peraturan Presiden untuk mengatur distribusi barang-barang bersubsidi," kata Ferry.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Transaksi KDKMP tembus Rp56,8 miliar, pupuk jadi komoditas terlaris

Pewarta : Shofi Ayudiana
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.