TNI kembali bangun jembatan gantung sepanjang 248 meter di Aceh Tenggara - ANTARA News Aceh

TNI kembali bangun jembatan gantung sepanjang 248 meter di Aceh Tenggara - ANTARA News Aceh

Banda Aceh (ANTARA) - TNI AD mempercepat pembangunan jembatan gantung perintis sepanjang 248 meter di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara untuk membuka akses sekolah bagi anak yang berad...

Banda Aceh (ANTARA) - TNI AD mempercepat pembangunan jembatan gantung perintis sepanjang 248 meter di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara untuk membuka akses sekolah bagi anak yang berada di wilayah terisolir.

"Semoga jembatan ini nantinya bermanfaat bagi masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, pendidikan anak sekolah, hingga pemulihan ekonomi," tambah Brigjen TNI Ali Imran," kata Dansubsatgas Jembatan sekaligus Danrindam IM, Brigjen TNI Ali Imran, dalam keterangan yang diterimaΒ di Banda Aceh, Senin.

Brigjen Ali Imran mengatakan, jembatan gantung ini tercatat menjadi terpanjang di Aceh, melewati jembatan perintis di Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, yang memiliki panjang 240 meter. Ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

Brigjen TNI Ali Imran menjelaskan, infrastruktur jembatan gantung ini sangat vital bagi mobilitas warga lokal. Wilayah ini sebelumnya tidak memiliki akses penyeberangan, sementara kondisi sungai Alas kian meluas akibat tergerus arus deras pasca banjir dan tanah longsor akhir 2025 lalu.

Jembatan ini, nantinya bakal menjadi urat nadi yang menghubungkan dua kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara, tepatnya antara Desa Kumbang Jaya di Kecamatan Badar dengan Desa Gulo di Kecamatan Darul Hasanah.

"Penduduk di Kecamatan Darul Hasanah berjumlah sekitar 15 ribu jiwa. Infrastruktur ini sangat dibutuhkan," katanya.

Dirinya menegaskan, pengerjaan jembatan ini merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo melalui Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak selaku Dansatgas Jembatan.

β€œJajaran TNI AD berkomitmen penuh untuk menuntaskan pemulihan infrastruktur di daerah terdampak bencana agar aktivitas warga cepat kembali normal,” ujar Brigjen Ali Imran.

Dalam kesempatan ini, Dandim 0108/Aceh Tenggara, Letkol Czi Arya Murdyantoro menyampaikan bahwa seluruh personel di lapangan terus mengebut pengerjaan fisik jembatan meski dihadapkan pada medan yang berat.

"Pengerjaan jembatan ini terus kami kebut. Memang terdapat sejumlah hambatan, terutama akses menuju lokasi yang cukup jauh dan sulit dijangkau. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat kami," demikian Letkol Czi Arya.


Baca juga: Menteri PU tugaskan PT PP untuk perkuat struktur jembatan Enang-enang demi keselamatan

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT Β© ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.