TGUK meraih laba bersih Rp2,50 miliar pada semester I-2026
Capaian tersebut menjadi titik balik dibandingkan periode yang sama tahun lalu ketika perseroan masih membukukan rugi bersih sebesar Rp8,44 miliar.
Jakarta (ANTARA) - PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (kode saham: TGUK) mencatat penjualan sebesar Rp327,35 miliar dengan laba bersih sebesar Rp2,50 miliar pada semester I-2026.
Menurut perseroan, capaian tersebut menjadi titik balik dibandingkan periode yang sama tahun lalu ketika perseroan masih membukukan rugi bersih sebesar Rp8,44 miliar.
Direktur Utama PT Platinum Wahab Nusantara Tbk Agus Suhada dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa, mengatakan capaian tersebut menunjukkan bahwa transformasi bisnis yang mulai dijalankan sejak akhir 2025 telah memberikan hasil positif pada kinerja perseroan.
Menurutnya, pengembangan lini usaha baru di bidang perdagangan dan pengolahan daging beku merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat struktur bisnis sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan yang lebih beragam.
“Kami bersyukur langkah transformasi yang mulai dijalankan sejak akhir 2025 dapat memberikan hasil yang positif pada semester pertama tahun ini. Capaian ini menjadi pijakan bagi perseroan untuk terus memperkuat fundamental usaha dan membangun pertumbuhan yang berkelanjutan,” kata Agus.
Perseroan menjelaskan bahwa peningkatan kinerja tersebut tidak terlepas dari mulai berkembangnya bisnis perdagangan dan pengolahan daging beku yang menjadi fokus pengembangan usaha baru.
Strategi diversifikasi tersebut mulai memberikan kontribusi terhadap pendapatan, sekaligus meningkatkan profitabilitas perseroan pada paruh pertama 2026.
Menurut perseroan, pengembangan bisnis baru didukung oleh jaringan pemasok dan pelanggan yang telah terbangun, serta pengalaman manajemen di industri daging.
Kombinasi tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan kegiatan usaha sekaligus mempercepat pengembangan bisnis di tengah meningkatnya kebutuhan pasar.
“Kami tidak hanya berfokus pada peningkatan penjualan, tetapi juga membangun fondasi bisnis yang lebih kuat. Pengalaman manajemen, jaringan usaha yang telah dimiliki, serta pengembangan bisnis secara bertahap menjadi bagian dari strategi perseroan dalam menciptakan pertumbuhan yang sehat,” kata Agus.
Perseroan optimistis tren positif tersebut akan terus berlanjut seiring meningkatnya penetrasi pasar, perluasan jaringan distribusi, serta pengembangan produk-produk bernilai tambah.
Di samping itu, perseroan meyakini langkah tersebut akan semakin memperkuat posisi bisnis sekaligus membuka peluang pertumbuhan yang lebih besar pada periode-periode berikutnya.
Agus menambahkan bahwa perseroan akan terus menjaga momentum transformasi bisnis melalui penguatan fundamental usaha dan pengelolaan operasional yang disiplin.
Menurutnya, keberlanjutan pertumbuhan tidak hanya diukur dari peningkatan pendapatan, tetapi juga dari kemampuan perseroan menciptakan profitabilitas yang konsisten dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.
“Kami optimistis arah pengembangan usaha yang dijalankan saat ini dapat terus memberikan kontribusi positif terhadap kinerja perseroan. Dengan memperkuat fundamental bisnis dan terus mengembangkan pasar, kami berharap dapat menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Agus.
Baca juga: Resmi IPO di bursa, saham UMKM Teguk tembus batas atas
Baca juga: Usai IPO, Kedai Minuman TGUK siapkan Rp40 miliar untuk buka 220 gerai
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.