Sutradara Dinna Jasanti Keluar Zona Nyaman, Debut Garap Film Horor Paket Santet
Jadi intinya...
- Dinna Jasanti sutradarai film horor "Paket Santet", keluar dari zona nyaman drama.
- Ketertarikan horor sejak kecil dari film thriller dan kriminal jadi motivasi.
- Film ini padukan horor dan drama, fokus pada perjalanan karakter Deva.
Liputan6.com, Jakarta - Sutradara Dinna Jasanti keluar dari zona nyaman menggarap film horor bertajuk Paket Santet. Langkah tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Dinna, mengingat selama ini lebih banyak menyutradarai film drama romantis.
Dinna Jassanti mengungkapkan alasannya tertarik menggarap film horor. Menurutnya, ketertarikan terhadap genre penuh ketegangan sudah tumbuh sejak kecil melalui kegemarannya menonton film thriller dan kisah kriminal.
"Soal horor atau drama, bersyukur selama ini selalu ditawari judul-judul yang drama. Tapi kalau ditanyain dari kecil aku nonton apa, aku nonton thriller. Terus setiap hari dulu tuh aku selalu nonton crime. Terus siapa bunuh siapa, itu aku suka banget," ungkap Dinna Jasanti di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).
Pengalaman tersebut kemudian menjadi bekal bagi Dinna ketika mendapat kesempatan menyutradarai "Paket Santet". Ia mengaku selama ini telah menyimpan berbagai ide cerita yang berkaitan dengan ketegangan, dendam, dan rasa takut.
Namun, Dinna tetap ingin memasukkan unsur drama yang selama ini menjadi genre yang sudah lebih dikenalnya. Ia berusaha memadukan kedua genre tersebut agar film Paket Santet tidak hanya menawarkan teror, tetapi juga memiliki perjalanan emosional yang kuat.
Seimbangkan Drama dan Horor
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327992/original/072455700_1787132469-1000614018.jpg)
Perbesar
"Pada akhirnya aku harus balance up dengan yang selama ini aku ada experience yaitu drama. Jadi gimana caranya aku gabungin drama dan horor menjadi satu saat ada kesukaan aku, satu lagi ada tawaran aku. Jadi di mana semoga itu bisa tercerminkan di sini, tapi tetap ada production value yang cukup tinggi yang aku bisa," tuturnya.
Shanty Harmayn selaku produser, memastikan film Paket Santet tidak hanya mengandalkan adegan yang bertujuan menakut-nakuti penonton. Menurutnya, film tersebut memiliki perjalanan karakter yang menjadi bagian penting dalam membangun cerita.
"Mungkin karena ini angle yang baru. Di sini ada perjalanan karakter Deva dalam konteks mencari what is going on gitu ya, walaupun di sana bersinggungan dengan fantasi, di sini bersinggungan dengan kehidupan sehari-hari gitu. Tetap ada final battle-nya," jelasnya.
Terima Kasih atas Kepercayaan yang Diberikan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327993/original/023752700_1787132470-1000614017.jpg)
Perbesar
Dinna pun mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Base Entertainment untuk menggarap film horor pertamanya. Ia menyebut kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan konsep yang sudah dibayangkan sejak awal.
"Betul. Yes, berarti sangat berterima kasih kepada Vision+ untuk memberikan kesempatan horor pertama ini ya Dina ya," ucapnya.
Sinopsis Film Paket Santet
Film Paket Santet mengisahkan sekelompok mahasiswa, Deva, Bela, Ale, Celia, Firza, Kiki, dan Glen yang menerima kiriman paket tak dikenal. Mengangkat fenomena belanja online modern, paket tersebut ternyata berisi teror teluh atau santet, dan mulai memburu para penerimanya satu per satu secara misterius.
Film ini dibintangi Yasamin Jasem, Fatih Unru, Fadly Faisal, Azela Putri, Fiki Naki, Farandika, dan Gabriella Ekaputri, dan dijadwalkan tayang di bioskop mulai 27 Agustus 2026.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Saksikan Sinetron Biarkan Hati Bicara Episode 21, Rabu 19 Agustus 2026 Pukul 21.21 WIB di SCTV