Sutan HS: Kemerdekaan harus diisi dengan karya nyata - ANTARA News Megapolitan

Sutan HS: Kemerdekaan harus diisi dengan karya nyata - ANTARA News Megapolitan

Depok (ANTARA) - Peringatan kemerdekaan tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun semangat kerja, profesionalisme, inovasi, dan kontribusi nyata.

Hal tersebut ditegaskan Direktur Utama Bostan Group, M. Sutan HS, menanggapi Hari Kemerdekaan ke 81 RI, Sabtu.

“Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang bagaimana kita mampu membangun diri, membangun perusahaan, menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kompetensi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sutan

Menurutnya, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, kewirausahaan, profesionalisme, inovasi, dan karya yang memberikan nilai tambah bagi bangsa.

“Saya ingin Bostan Group menjadi rumah bagi orang-orang yang mau belajar, bertumbuh dan memberikan kontribusi. Kita boleh berbeda posisi dan tanggung jawab, tetapi memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun organisasi yang profesional dan memberikan manfaat,” tambahnya.

M. Sutan HS memiliki pengalaman profesional sebagai pengacara, pengusaha, dan politisi Partai Gerindra. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan kepemimpinannya dalam mengembangkan Bostan Group dan membangun ekosistem usaha yang mencakup berbagai bidang.

Sementara itu Irnanda Setia selaku Direktur Bostan Royal Institute menyampaikan bahwa kegiatan perayaan kemerdekaan memiliki arti penting dalam membangun hubungan yang lebih kuat di antara seluruh anggota tim.

Sebagai bagian dari ekosistem PT. Bostan Royal Nusantara, Bostan Royal Institute menjadi salah satu unit yang berfokus pada pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi profesional.

Menurut Irnanda, kegiatan bersama seperti perayaan HUT Kemerdekaan memiliki nilai penting karena dapat memperkuat hubungan antartim sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih solid.

“Bagi kami, kemerdekaan juga berarti memiliki kesempatan untuk terus belajar, berkembang dan memberikan kontribusi. Kebersamaan seperti ini penting karena sebuah institusi tidak akan tumbuh hanya karena satu atau dua orang, tetapi karena kerja sama seluruh tim,” ujar Irnanda Setia.

Irnanda menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.

Hal tersebut sejalan dengan pemberitaan sebelumnya mengenai Bostan Royal Institute yang mengembangkan program berbasis kompetensi dan pendekatan aplikatif untuk menjawab kebutuhan industri.

Sementara itu, Dr. Anwar Sadat, selaku Dewan Kehormatan, menekankan pentingnya menjaga nilai integritas, profesionalisme dan tanggung jawab dalam menjalankan setiap aktivitas organisasi.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan ke dalam perilaku nyata, terutama dengan meningkatkan kualitas diri dan memberikan manfaat bagi lingkungan.

“Kemerdekaan memberikan ruang bagi kita untuk berkembang. Karena itu, kebebasan tersebut harus diiringi dengan tanggung jawab, integritas dan profesionalisme. Jangan sampai kemerdekaan hanya menjadi perayaan, tetapi harus menjadi semangat untuk terus memberikan kontribusi,” ungkap Dr. Anwar Sadat.

Ia juga berharap generasi muda yang berada di lingkungan Bostan Group dapat terus meningkatkan kompetensi serta memiliki karakter yang kuat dalam menghadapi perkembangan zaman.

Sedangkan dosen dan fasilitator Bostan Royal Institute, menilai bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan bagian penting dari upaya mengisi kemerdekaan.

Menurut Mardiyanto, pendidikan dan pelatihan tidak boleh hanya berorientasi pada teori, tetapi harus mampu membentuk individu yang memiliki kemampuan praktis, pola pikir profesional, etika, serta kesiapan menghadapi dunia kerja.

“Kemerdekaan memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk berkembang. Tantangannya adalah bagaimana kesempatan tersebut kita manfaatkan untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas diri. SDM yang unggul akan menjadi salah satu fondasi penting bagi kemajuan bangsa,” kata Mardiyanto.

Ia menilai, kolaborasi antara dunia pendidikan, praktisi, dunia usaha dan masyarakat menjadi semakin penting dalam menghadapi perubahan ekonomi dan teknologi yang berlangsung cepat.

Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.