Suku Cadang Buatan Indonesia Mulai Dibidik Pasar Global, Ini Negara Tujuannya

Suku Cadang Buatan Indonesia Mulai Dibidik Pasar Global, Ini Negara Tujuannya

Minggu, 27 September 2026 - 18:20 WIB

Tangerang, VIVA – Produk suku cadang buatan Indonesia mulai memiliki peluang untuk menembus pasar internasional. Potensi tersebut terlihat dari semakin luasnya jaringan ekspor komponen otomotif Indonesia ke berbagai kawasan.

Baca Juga

Managing Director Artha Global Partindo, Randy Hardyson, mengatakan produk otomotif buatan Indonesia memiliki peluang untuk bersaing di pasar global. Menurutnya, salah satu faktor yang mendukung adalah kesamaan model kendaraan antara Indonesia dan sejumlah negara tujuan ekspor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Produk-produk Indonesia ini sangat berpeluang dan sangat memungkinkan untuk ekspor, terutama kalau model mobilnya mirip dengan mobil Indonesia,” ujar Randy di sela Automechanika Jakarta 2026, dikutip VIVA Otomotif Minggu 27 September 2026.

Baca Juga

Artha Global Partindo sendiri telah menjalankan bisnis ekspor berbagai produk suku cadang Indonesia ke sejumlah kawasan. Portofolio yang dipasarkan mencakup genuine parts dan produk aftermarket untuk kendaraan dari sejumlah merek, termasuk Toyota, Nissan, dan Honda.

Jenis komponen yang diekspor cukup beragam, mulai dari filter, clutch cover, brake pad, brake shoe, coolant, oli, hingga berbagai service part. Untuk pasar tertentu, perusahaan juga memasok komponen bodi seperti bumper dan pintu.

Baca Juga

Jaringan ekspor tersebut telah menjangkau Asia Tenggara, Timur Tengah, Australia, Afrika, hingga Amerika. Perusahaan juga mulai membuka peluang untuk memperluas pasar ke Rusia.

Randy menilai produk Indonesia memiliki kombinasi kualitas dan harga yang kompetitif. Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi salah satu modal bagi suku cadang buatan Indonesia untuk menjadi alternatif bagi pasar yang membutuhkan komponen dengan harga lebih terjangkau.

Automechanika Jakarta 2026 juga dimanfaatkan Artha Global Partindo untuk bertemu langsung dengan calon distributor dan buyer dari berbagai negara. Perusahaan tidak hanya membidik penjualan retail, tetapi mencari mitra yang mampu mengembangkan pasar dalam skala lebih besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain produk yang sudah diekspor, peluang pengembangan pasar juga datang dari produk aftermarket lokal. Putra Jaya Motor, misalnya, memperkenalkan DWX yang seluruh proses produksinya dilakukan di Indonesia dan saat ini dikembangkan untuk kebutuhan komponen kaki-kaki kendaraan.

Untuk pasar ekspor, sejumlah negara dengan karakter kendaraan yang mirip Indonesia turut menjadi sasaran. Libya dan Arab Saudi mulai dijajaki, sementara Filipina dan Malaysia juga dinilai memiliki potensi karena menggunakan banyak model kendaraan yang serupa.

Halaman Selanjutnya

“Filipina dan Malaysia sangat mirip dengan mobil Indonesia. Jadi produk Indonesia sangat berpeluang dan sangat memungkinkan untuk ekspor kalau model mobilnya mirip dengan mobil Indonesia,” kata Randy.