Siap-siap! RI Bakal Dapat Minyak dari Rusia Lagi
Rabu, 05 Agustus 2026, 16:14 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyebut kapal pengangkut minyak asal Rusia tahap kedua tengah dalam perjalanan menuju Tanah Air.
Kedatangan minyak tersebut merupakan hasil komitmen kerja sama minyak antara RI dan Rusia sebesar 150 juta barel.
βTahap pertama kan sudah. Aku lupa (volumenya). Nah, tahap kedua lagi berjalan. Nanti kita bikin kontrak yang jangka panjang kok, ya,β ungkap Bahlil selepas melantik sejumlah pejabat internal di lingkungan Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Bahlil menegaskan bahwa impor minyak tersebut bukan dilakukan oleh Pertamina, melainkan oleh negara secara langsung. Dalam hal ini, Badan Layanan Umum (BLU) Lemigas ditugaskan untuk mengeksekusi impor tersebut.
βJadi, jangan dipleset-plesetin. Yang melakukan impor adalah negara. Setelah negara mengambil, baru negara mau menyiapkan untuk ke mana dan untuk kepentingan rakyat, bangsa, serta negara, itu urusan negara,β ucapnya.
Bahlil juga menyebut keputusan mengambil minyak asal Rusia tersebut merupakan upaya pemerintah menjaga ketahanan energi di tengah gejolak geopolitik global.
Baca Juga: Bahlil: Impor Minyak Rusia Berlanjut, Pemerintah Siapkan Kontrak Jangka Panjang
Baca Juga: Harga Minyak Lanjut Melemah, Pasar Tunggu Kemajuan Upaya Akhiri Perang Iran
Selain itu, sebagai negara bebas aktif, RI, kata Bahlil, juga memiliki kebebasan dalam menentukan perdagangan dan tidak terikat atau didikte oleh negara lain.
βNegara kita ini kan menganut asas bebas aktif. Kita tidak mendikte negara lain, tetapi negara lain juga tidak boleh mendikte kita. Independensi negara kita harus kita jaga sebagai bagian daripada pengabdian kita kepada Ibu Pertiwi,β tutupnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra