Sering catokan tak hanya bikin rambut rusak, ini risikonya

Sering catokan tak hanya bikin rambut rusak, ini risikonya

Jakarta (ANTARA) - Penggunaan alat pelurus atau pengeriting rambut ternyata tidak hanya berkaitan dengan risiko rambut kering dan rusak akibat panas. Mengutip The Sun, penelitian dari Purdue University menemukan bahwa panas dari alat styling dapat membuat bahan kimia dalam produk perawatan rambut terlepas ke udara dan membentuk nanopartikel yang berpotensi terhirup.

Peneliti menemukan bahwa menggunakan alat pemanas selama 10 hingga 20 menit dapat membuat seseorang menghirup lebih dari 10 miliar nanopartikel. Jumlah tersebut sebanding dengan partikel yang terhirup ketika seseorang berada di tengah lalu lintas yang padat.

Produk seperti kondisioner, gel, krim dan hairspray pada dasarnya digunakan dalam rutinitas perawatan rambut sehari-hari. Namun, suhu yang tinggi dapat membuat kandungan di dalamnya dapat lebih cepat menguap dan menghasilkan senyawa baru di udara.

Salah satu bahan yang menjadi perhatian peneliti adalah D5 siloxane yang banyak digunakan dalam produk rambut untuk membantu menghaluskan rambut dan membuatnya tampak lebih berkilau. Badan Kimia Eropa menggolongkan bahan ini sebagai sangat persisten dan sangat bioakumulatif.

Baca juga: Manfaat santan kelapa untuk rambut dan cara menggunakannya

Dalam penelitian yang publikasikan di Environmental Science & Technology, sejumlah peserta diminta menata rambut seperti biasa menggunakan produk dan alat yang mereka bawa dari rumah. Selama proses berlangsung, peneliti mengukur partikel di udara secara langsung.

Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan alat pemanas dapat meningkatkan jumlah nanopartikel di udara secara signifikan. Konsentrasinya mencapai sekitar 10.000 hingga 100.000 nanopartikel per sentimeter kubik.

Tips menjaga rambut tetap sehat

Mengutip Alan Truman, rambut yang sering terkena panas dari alat pelurus perlu dirawat lebih intensif agar dapat tetap lembap dan tidak mudah rusak. Beberapa perawatan yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Lakukan deep conditioning 1-2 kali seminggu untuk membantu mengembalikan kelembapan rambut setelah sering menggunakan alat styling.
  2. Gunakan hair mask atau minyak rambut seminggu sekali. Minyak argan dan minyak kelapa dapat menjadi pilihan untuk membantu menutrisi rambut.
  3. Pilih sampo dan kondisioner tanpa sulfat agar minyak alami rambut tidak hilang berlebihan saat keramas.
  4. Keramas dengan air hangat, bukan air panas. Suhu air yang terlalu tinggi dapat membuat rambut kehilangan kelembapan dan menjadi lebih kering.

Baca juga: Cara ketahui rambut rontok membutuhkan perawatan yang lebih sehat

Baca juga: Pemimpin Pasar Tabir Surya "K-Beauty" Kolmar Korea Rambah Kategori Produk Perawatan Kulit Kepala dan Rambut

Pewarta: Raissa Kusuma Hapsari
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.