Sempat Iba Lihat Anak Korban, Nora Alexandra Akui Salah Menilai Kasus Maling Ayam di Bali

Sempat Iba Lihat Anak Korban, Nora Alexandra Akui Salah Menilai Kasus Maling Ayam di Bali

 Lifestyle Showbiz Rabu, 29 Juli 2026 - 13:00 WIB...

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:00 WIB

VIVA – Kasus tewasnya seorang pria berinisial KD yang diduga menjadi korban pengeroyokan massa di Kabupaten Tabanan, Bali, masih menjadi perhatian publik. Peristiwa tersebut terus memunculkan beragam tanggapan, termasuk dari selebritas Nora Alexandra yang mengaku sempat memiliki pandangan berbeda sebelum mengetahui informasi lebih lengkap mengenai kasus tersebut.

Baca Juga

Pernyataan istri musisi Jerinx SID itu menjadi sorotan setelah diunggah melalui Instagram Story. Nora mengaku awalnya ikut terbawa arus narasi yang ramai beredar di media sosial, terutama setelah viral video yang memperlihatkan anak perempuan korban menangis di samping jenazah sang ayah. Tayangan tersebut sebelumnya memancing gelombang simpati dari masyarakat karena memperlihatkan kesedihan seorang anak yang kehilangan sosok ayah dalam situasi tragis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak netizen saat itu lebih menyoroti sisi kemanusiaan keluarga yang ditinggalkan. Namun, seiring berkembangnya informasi mengenai latar belakang kasus, muncul berbagai sudut pandang lain yang turut menjadi bahan perbincangan publik.

Baca Juga

Nora mengakui bahwa pada awalnya dirinya beranggapan pria tersebut mencuri ayam karena alasan ekonomi dan demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Namun setelah mengetahui informasi yang beredar mengenai riwayat korban, ia merasa telah keliru dalam menarik kesimpulan terlalu cepat.

"Aku pikir kemarin berita maling viral itu, dia maling baru kali ini dan aku pikir dia maling ayam untuk lauk makan bersama keluarga, ternyata aku yang salah mikirnya," tulis Nora Alexandra di Instagram Story, dikutip Rabu 29 Juli 2026.

Baca Juga

Melalui unggahan yang sama, Nora Alexandra kemudian mengungkapkan bahwa dirinya baru mengetahui informasi lain yang ramai dibahas publik terkait riwayat hukum korban. Hal itulah yang membuat pandangannya berubah dibanding saat pertama kali mengikuti pemberitaan.

"Ternyata memang sering maling dan sempat dipenjara alias residivis," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengakuan tersebut kemudian menjadi dasar bagi Nora Alexandra untuk mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan satu potongan informasi yang viral di media sosial.

Menurutnya, perkembangan informasi saat ini sangat cepat sehingga opini publik pun mudah terbentuk, meski fakta yang sebenarnya belum tentu telah terungkap secara utuh.

Halaman Selanjutnya

"Memang benar ya, apa-apa itu harus dengar 2 pihak. Apalagi media ini mudah sekali melesat, gak kebayang jadi orang yang suka baca, dengar, atau lihat berita satu pihak," kata Nora.