Sayuran yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kulkas

Sayuran yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kulkas

Home Wellness Food ...

Nindya Putri Hermansyah | Beautynesia

Selasa, 14 Jul 2026 18:30 WIB

7 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kulkas

Ilustrasi makanan di dalam kulkas/Freepik: freepik

Banyak orang menganggap kulkas sebagai tempat terbaik untuk menyimpan semua jenis sayuran agar tetap segar lebih lama. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Beberapa jenis sayuran justru lebih cepat rusak, berubah tekstur, atau kehilangan cita rasanya ketika disimpan pada suhu yang terlalu dingin.

Hal ini terjadi karena setiap sayuran memiliki karakteristik dan kebutuhan penyimpanan yang berbeda. Ada yang lebih cocok disimpan di tempat sejuk dan kering dengan sirkulasi udara yang baik dibandingkan di dalam lemari pendingin.

Lantas, sayuran apa saja yang sebaiknya tidak disimpan di kulkas, Beauties?

Kentang dan Ubi

Ilustrasi kentang/Freepik: stockking

Menurut U.S. Food and Drug Administration (FDA), kentang paling baik disimpan di tempat yang sejuk dan kering, bukan di lemari pendingin untuk menjaga kualitas dan keamanannya.

Hal ini karena suhu dingin dapat mengubah pati di dalamnya menjadi gula lebih cepat. Perubahan ini membuat rasa kentang dan ubi menjadi lebih manis, teksturnya berubah, serta dapat memengaruhi hasil masakan.

Pada kentang, peningkatan kadar gula juga dapat memicu pembentukan akrilamida lebih tinggi saat digoreng atau dipanggang pada suhu tinggi. Sebaiknya simpan kentang dan ubi di tempat yang sejuk, kering, gelap, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

2. Bawang-bawangan

Ilustrasi bawang bombay/Freepik: stockking

Kelompok bawang seperti bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay tidak menyukai kelembapan tinggi di dalam kulkas. Penyimpanan pada suhu dingin dapat membuat bawang lebih cepat lembek, berjamur, atau bahkan bertunas.

Menurut National Onion Association, agar lebih tahan lama, simpan bawang di tempat yang kering, berventilasi baik, dan jauh dari sinar matahari langsung. Hindari pula menyimpan bawang bersama kentang karena keduanya dapat saling mempercepat proses pembusukan.

3. Tomat dan Timun

Ilustrasi timun dan tomat/Freepik: stockking

Tomat dan timun termasuk sayuran yang sensitif terhadap suhu dingin. Menurut University of California Agriculture and Natural Resources, tomat memiliki rasa terbaik jika disimpan pada suhu ruang, sedangkan penyimpanan dingin dapat mengurangi kualitas rasa dan teksturnya.

Sementara itu, timun dapat mengalami kerusakan akibat suhu rendah, seperti muncul bercak pada kulit dan tekstur yang cepat layu. Keduanya lebih baik disimpan pada suhu ruang dan dijauhkan dari paparan sinar matahari langsung.

4. Labu

Ilustrasi labu/Freepik: rawpixel.com

Labu utuh memiliki daya simpan yang cukup panjang apabila disimpan di tempat yang sejuk dan kering.

Menyimpannya di kulkas justru dapat meningkatkan kelembapan yang berisiko mempercepat pembusukan. Namun, jika labu sudah dipotong, bagian yang tersisa sebaiknya dibungkus rapat atau dimasukkan ke wadah tertutup sebelum disimpan di dalam kulkas.

5. Terong

Ilustrasi terong/Freepik: KamranAydinov

Terong termasuk sayuran yang mudah mengalami chilling injury atau kerusakan akibat suhu terlalu rendah. Jika disimpan di kulkas terlalu lama, kulitnya dapat muncul bercak kecokelatan, teksturnya menjadi lembek, dan rasanya menurun.

Oleh karena itu, terong lebih baik disimpan di suhu ruang dan segera diolah dalam beberapa hari setelah dibeli. Menurut University of California Davis Postharvest Technology Center, terong sangat sensitif terhadap suhu di bawah 10 derajat Celsius.

6. Buah-buahan Tertentu

Ilustrasi buah-buahan/Freepik; bearfotos

Tidak semua buah cocok disimpan di dalam kulkas. Menurut U.S. Department of Agriculture (USDA), beberapa buah tropis seperti pisang dan alpukat mentah lebih baik disimpan pada suhu ruang hingga matang sempurna.

Pisang, alpukat mentah, nanas utuh, dan melon yang belum dipotong sebaiknya disimpan pada suhu ruang agar proses pematangannya berlangsung alami. Apel dan jeruk memang dapat disimpan di kulkas untuk memperpanjang kesegarannya, tetapi keduanya juga masih aman disimpan di suhu ruang jika akan segera dikonsumsi. Setelah buah dipotong, simpan di kulkas dalam wadah tertutup agar tetap segar.

7. Jamur

Ilustrasi jamur/Freepik: stockking

Menurut Mushroom Council, jamur segar sebaiknya tidak disimpan dalam wadah kedap udara atau kantong plastik rapat di dalam kulkas karena dapat memerangkap kelembapan dan mempercepat pembusukan.

Cara terbaik adalah menyimpannya dalam kantong kertas atau kemasan aslinya di rak kulkas agar sirkulasi udara tetap terjaga. Jika diletakkan di suhu ruang terlalu lama, jamur juga akan cepat layu dan rusak.

Beauties, itu dia deretan sayuran yang sebaiknya tidak disimpan di kulkas. Bagaimana, sejauh ini kamu masih sering salah?

__
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. CaranyaΒ DAFTAR DI SINI!

Pilihan Redaksi

  • Mengapa Nafsu Makan Meningkat Menjelang Menstruasi? Ketahui 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
  • 7 Makanan yang Paling Cepat Membuat Rasa Lapar
  • 5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering 'Skip' Sarapan, Apa Saja?

(ria/ria)

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.