Satu-satunya Pemain Argentina yang Lihat Spanyol Angkat Trofi, Main di Brasil
Liputan6.com, Jakarta - Insiden kontroversial mewarnai final Piala Dunia 2026 ketika juara bertahan Argentina kalah 0-1 dari Spanyol. Perilaku beberapa pemain Albiceleste menarik kritik luas.
Setelah peluit akhir, sejumlah peristiwa memicu kecaman, termasuk konfrontasi antara Leandro Paredes dan pemain Spanyol Eric Garcia serta Gavi, rekaman yang tampak memperlihatkan asisten pelatih Roberto Ayala berinteraksi keras dengan Dani Olmo, serta adu mulut antara Nicolas Otamendi dan kapten Spanyol, Rodri, menjelang upacara pemberian medali.
Namun salah satu momen yang paling dibicarakan adalah sikap rombongan Argentina saat upacara piala. Alih-alih menatap panggung seperti runner-up lakukan, mayoritas pemain Argentina memilih membelakangi panggung dan menghadap ke tribune tempat para pendukung duduk.
Tindakan itu memutus tradisi panjang dalam sepak bola dan memicu reaksi negatif dari suporter Spanyol serta pengamat netral. Menurut laporan, pemain-pemain dari ruang ganti Spanyol tampak terkejut melihat kejadian tersebut, dan kecaman terhadap sikap Argentina segera menyebar.
Jose Manuel Lopez Ikuti Tradisi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5260926/original/037090200_1750650321-AP25170630995228.jpg)
Perbesar
Di tengah kritik yang mengarah ke Argentina, satu sosok memilih jalan berbeda. AS Melaporkan, penyerang Jose Manuel Lopez—sering dipanggil Flaco Lopez—terlihat tidak membelakangi momen penyerahan trofi. Saat Rodri mengangkat Piala Dunia ke langit New Jersey, Lopez menghadap ke arahnya, mengikuti tata krama tradisional turnamen.
Lopez sendiri merupakan nama yang relatif kurang dikenal di luar Amerika Selatan. Pemain berusia 25 tahun ini merapat ke klub Brasil Palmeiras pada Juli 2022.
Ia menerima panggilan pertamanya ke tim nasional senior pada Agustus 2025, dan melakukan debut untuk Argentina pada Oktober tahun itu. Sejak saat itu Lopez telah tercatat tujuh kali memperkuat timnas.
2 Kali Tampil di Piala Dunia 2026
Di Piala Dunia 2026, Lopez tampil sebagai pemain pengganti dalam dua pertandingan, termasuk memberikan assist untuk gol spektakuler Julian Alvarez pada laga perempat final kontra Swiss.
Tindakan sederhana Lopez—menghormati momen resmi dengan menatap trofi—membuatnya menonjol di antara kontroversi yang mengiringi Argentina.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Tradisi Pedri Tendang Penalti usai Rebut Gelar Bergengsi, Ayah Jadi Kiper