Rumor Kolaborasi dengan Zara Beredar, JW Anderson Buka Suara
Jakarta -
JW Anderson membantah kabar yang menyebut mereka tengah mempersiapkan kolaborasi dengan Zara. Klarifikasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi jenama besutan desainer Jonathan Anderson itu.
"Reports suggesting JW Anderson and Zara are working on a collaboration are untrue," tulis akun @jw_anderson di Instagram Stories.
Rumor mengenai kolaborasi JW Anderson dan Zara pertama kali beredar di media sosial sehari sebelumnya. Akun Instagram DeuxMoi mengunggah informasi mengenai dugaan kerja sama tersebut dengan mengutip sumber anonim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Desainer Jonathan Anderson, pendiri label JW Anderson yang sempat dikabarkan akan berkolaborasi dengan Zara. (Foto: Giovanni Giannoni/WWD via Getty Images)
Kabar itu pun langsung menuai perhatian publik. Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan kebenarannya, salah satunya karena JW Anderson diketahui telah menjalin kolaborasi dengan Uniqlo, yang merupakan salah satu kompetitor Zara di segmen high street, sejak 2017. Unggahan DeuxMoi telah dihapus tak lama setelah JW Anderson memberi klarifikasi.
Sepanjang kiprahnya, JW Anderson memang cukup aktif menggarap berbagai proyek kolaborasi. Selain Uniqlo, label ini pernah bekerja sama dengan sejumlah nama, termasuk Topshop, Versus, Converse, A.P.C., Pleasing, Guinness, dan Diadora.
Seperti dilansir dari WWD, kolaborasi JW Anderson juga tidak terbatas pada mode. Label tersebut pernah menghadirkan koleksi benda-benda edisi terbatas bersama Wedgwood, termasuk cangkir, tatakan, dan keramik yang terinspirasi dari arsip sejarah. Baru-baru ini, JW Anderson juga merilis rangkaian keranjang yang dibuat secara handmade dari willow Inggris oleh seniman sekaligus pematung Eddie Glew.
Meski demikian, peluang JW Anderson berkolaborasi dengan Zara di masa mendatang belum sepenuhnya tertutup. Keduanya diketahui memiliki keterkaitan melalui Lucien Pagès & AIPR, perusahaan komunikasi yang menangani JW Anderson dan disebut turut memfasilitasi sejumlah kolaborasi desainer dengan Zara.
Zara sendiri dalam beberapa tahun terakhir semakin aktif menggandeng desainer dan kreator ternama. Pada Maret lalu, John Galliano diumumkan sebagai salah satu kolaborator terbaru Zara. Mantan direktur kreatif Dior tersebut menyusul nama-nama seperti Stefano Pilati, Narciso Rodriguez, Samuel Ross, dan Ludovic de Saint Sernin.
Dalam proyek yang memicu pro dan kontra tersebut, Galliano dijadwalkan membuat sejumlah toile baru selama dua tahun dengan inspirasi dari koleksi arsip Zara. Rancangannya akan mengeksplorasi bentuk, material, warna, serta karakter desain khas sang couturier.
Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya Inditex, perusahaan induk Zara, untuk memperkuat citra mereknya melalui kolaborasi dengan nama-nama besar di industri mode. Strategi ini juga sejalan dengan visi Marta Ortega Pérez, putri pendiri Inditex Amancio Ortega, yang kini menjabat sebagai executive chairwoman perusahaan.
Langkah Zara menggandeng talenta mode papan atas semakin terlihat pada perayaan ulang tahun ke-50 merek tersebut tahun lalu. Zara berkolaborasi dengan sejumlah desainer, fotografer, dan kreator, di antaranya Narciso Rodriguez, Steven Meisel, Pierpaolo Piccioli, Anna Sui, dan Pieter Mulier.
(dtg/dtg)