Rubio Sebut Ada Kemajuan dalam Pembicaraan Selat Hormuz dan Berharap Ada Kesepakatan

Rubio Sebut Ada Kemajuan dalam Pembicaraan Selat Hormuz dan Berharap Ada Kesepakatan

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio pada Hari Selasa mengatakan ada kemajuan dalam diskusi dengan Iran dan Oman mengenai upaya meloloskan lebih banyak kapal melalui Selat Hormuz, namun belum ada kesepakatan final yang dicapai.

Bagikan:

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio pada Hari Selasa mengatakan ada kemajuan dalam diskusi dengan Iran dan Oman mengenai upaya meloloskan lebih banyak kapal melalui Selat Hormuz, namun belum ada kesepakatan final yang dicapai.

"Ada kemajuan dalam pembicaraan tersebut, tetapi belum ada penyelesaian akhir. Kami berharap hal itu akan segera terjadi," ujar Menlu Rubio kepada wartawan di Departemen Luar Negeri, melansir Al Arabiya (5/8).

Sebelumnya, Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan Amerika Serikat dapat mencapai kesepakatan dengan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz paling lambat Hari Rabu, seraya menambahkan bahwa langkah ini akan menstabilkan harga energi.

"Kami sedang melakukan pembicaraan dengan pihak Iran, dan menurut saya ada peluang kita bisa mencapai kesepakatan hari ini atau besok untuk membuka selat tersebut dan bergerak menuju posisi yang lebih normal dalam konflik ini," kata Menkeu Bessent dalam wawancara dengan CNBC.

Saat ditanya apakah kesepakatan tersebut akan memungkinkan Iran memungut biaya (tol) terhadap pelayaran yang melintasi selat itu, Menkeu Bessent menjawab: "Menurut saya, ini akan menjamin kebebasan lalu lintas."

Komentar Bessent senada dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump pada hari Senin, yang menegaskan jalur perairan tersebut dapat dibuka kembali dalam hitungan jam setelah Ia membatalkan ancaman serangan militer besar-besaran terhadap Iran pada akhir pekan lalu.

Terpisah, Kementerian Luar Negeri Iran telah membantah adanya negosiasi dengan Washington.

BACA JUGA:


Menkeu Bessent optimistis mengenai dampak kesepakatan dengan Iran terkait selat tersebut terhadap harga energi, mengingat ratusan kapal saat ini sedang menunggu untuk melintas keluar.

"Meskipun situasi di sana sempat agak tidak menentu selama beberapa hari terakhir, kita melihat cukup banyak kapal yang berhasil keluar bahkan saat ini," jelas Menkeu Bessent.

"Jadi, saya memperkirakan harga energi akan kembali stabil, yang mana - seperti yang saya katakan - akan berdampak positif bagi seluruh dunia," tandasnya.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+