Polres Kubu Raya salurkan enam ton air ke Dusun Teluk Lais - ANTARA News Kalimantan Barat

Polres Kubu Raya salurkan enam ton air ke Dusun Teluk Lais - ANTARA News Kalimantan Barat

Pontianak (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya, Kalimantan Barat, menyalurkan 6.000 liter atau enam ton air bersih kepada sekitar 170 kepala keluarga di Dusun Teluk Lais.

"Bantuan air bersih tersebut disalurkan kepada warga Desa Persiapan Kuala Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, sebagai respons atas kesulitan masyarakat memenuhi kebutuhan air sehari-hari," kata Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni di Sungai Raya, Sabtu.

Dia mengatakan, air bersih yang didistribusikan berasal dari penampungan sumur bor milik warga bernama Asun di Dusun Bawas Lestari, Desa Teluk Bakung, kemudian diangkut menggunakan kendaraan Water Cannon Satuan Samapta Polres Kubu Raya.

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut perintah langsung Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia dalam merespons dampak karhutla yang dirasakan masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan instruksi langsung Kapolres Kubu Raya sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap masyarakat yang terdampak karhutla dan mengalami krisis air bersih," katanya.

Menurut Ade, kebutuhan air bersih menjadi persoalan mendesak bagi masyarakat karena air merupakan kebutuhan dasar yang harus tersedia untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Ia mengatakan penanganan dampak karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga perlu memperhatikan persoalan lanjutan yang dihadapi warga setelah kebakaran terjadi.

"Hari ini kami menyalurkan sebanyak 6.000 liter, bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Ade menambahkan, penyaluran air bersih tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas permohonan warga yang membutuhkan dukungan pasokan air di wilayah mereka.

Pewarta: Rendra Oxtora
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.