Politik kemarin, Prabowo terima Ramos-Horta hingga tanggapan Budi Arie
Jakarta (ANTARA) - Beragam peristiwa politik telah terjadi selama Jumat (28/8) dan berikut lima berita pilihan untuk Anda baca kembali pada pagi ini, di antaranya adalah Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Timor Leste José Ramos-Horta hingga konferensi pers oleh Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi.
1. Prabowo terima Ramos-Horta dan 20 peraih Nobel di Istana Merdeka
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Timor Leste José Ramos-Horta bersama 20 peraih Nobel dari berbagai negara di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (28/8).
Selengkapnya baca di sini.
2. Prabowo didampingi Mendiktisaintek dan BRIN bertemu Presiden Timor Leste
Presiden Prabowo Subianto mengundang Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria untuk mendampinginya dalam pertemuan dengan Presiden Timor-Leste Jose Ramos-Horta.
Selengkapnya baca di sini.
3. Budi Arie tegaskan pernyataan soal Pemilu 2029 bukan sikap Jokowi
Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menegaskan pernyataannya mengenai kemungkinan percepatan Pemilu 2029 yang disampaikan dalam kegiatan bersama Joko Widodo bukan sikap mantan presiden tersebut.
Selengkapnya baca di sini.
4. BRIN kaji pemanfaatan singkong untuk penanganan karhutla
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan pihaknya tengah mengkaji pemanfaatan singkong sebagai salah satu alternatif dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Selengkapnya baca di sini.
5. TNI AU buka suara soal banyak pesawat tempur lalu-lalang di Jakarta
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) menjelaskan aksi lalu-lalang pesawat tempur di langit Jakarta merupakan kegiatan latihan yang dilakukan para penerbang tempur untuk kegiatan Merdeka Run dalam rangka memperingati HUT Ke-81 RI.
Selengkapnya baca di sini.
Pewarta: Rio Feisal
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.