PKB Imbau Warga NU Pilih Ketum yang Bisa Mengayomi, Bukan Umbar Konflik
Kamis, 16 Juli 2026 - 15:04 WIB
Jakarta, VIVA – Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hasanuddin Wahid atau Cak Udin mengimbau warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk memilih calon Ketua Umum PBNU baru yang bisa mengayomi.
Baca Juga
Menurut dia, sosok Ketua Umum PBNU yang ideal adalah mereka yang bisa mengayomi warga NU. Bukan yang suka mengumbar konflik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Cari yang kemudian lebih meneduhkan, cari yang kemudian bisa ngayomi, cari yang enggak suka ngumbar konflik, cari yang bisa ngayomi rakyat dan Nahdliyin," kata Cak Udin kepada wartawan, dikutip Kamis, 16 Juli 2026.
Baca Juga
Dia menyebut kepengurusan NU membutuhkan penyegaran.
Kata dia, marwah dan martabat NU ke depan akan semakin terpuruk jika tidak ada penyegaran struktur kepengurusan.
Baca Juga
"Kalau saya sih menganggap bahwa NU perlu direfreshing. Jadi di-refresh lah, kenapa? Karena tanpa ada refreshing ini akan menjadikan peran, fungsi, marwah, martabat NU ke depan dalam kehidupan keagamaan, kemasyarakatan dan kebangsaan akan semakin terpuruk," ungkap dia.
Dia lantas menyebut kepengurusan NU pada periode ini diwarnai oleh konflik dari para elitnya dibandingkan dengan keberhasilan mengayomi masyarakat.
"Karena 5 tahun terakhir ini kan kita lihat, kita dipertontonkan konflik para elitnya gitu, secara terbuka gitu. Jadi, lebih banyak cerita konflik, cerita berantem daripada cerita keberhasilan mengayomi masyarakat, memberdayakan masyarakat, dan sebagainya," tutur dia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Maka dari itu, dia setuju dengan pendapat Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang mengatakan struktur pengurus PBNU perlu penyegaran.
"Karena itu, kita setuju seperti yang Gus Muhaimin bilang ya, perlu refreshing begitu. Jadi, siapakah itu? Ya, yang bukan yang sekarang. Silakan dipilih mau siapapun, yang penting yang bukan sekarang," ungkap Cak Udin.
PKB: 5 Tahun Terakhir, PBNU Lebih Banyak Cerita Konfliknya
Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hasanuddin Wahid atau Cak Udin mengatakan kepengurusan NU membutuhkan penyegaran agar marwah dan martabat PBNU tak semakin terpuruk
VIVA.co.id
16 Juli 2026