Perusahaan HTI Jambi dukung satgas atasi karhutla di Pandan Sejahtera - ANTARA News Jambi
Jambi (ANTARA) - PT Wirakarya Sakti (WKS), unit usaha APP Group yang bergerak di bidang Hutan Tanaman Industri (HTI), memberikan dukungan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pandan Sejahtera, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.
"Dukungan tersebut merupakan komitmen perusahaan berkontribusi dalam penanganan karhutla di sekitar wilayah operasional, sekaligus memperkuat sinergi bersama Satgas Karhutla dan unsur terkait di lapangan," kata Head Fire Operation Management (FOM) PT WKS, Destian Nori, Kamis.
Dalam penanganan itu, PT WKS mengerahkan personel Regu Pemadam Kebakaran (RPK), sarana, dan peralatan pemadaman untuk membantu memadamkan kebakaran di areal perkebunan milik masyarakat.
Sejak menerima informasi kebakaran, tim FOM PT WKS segera mengerahkan personel RPK beserta peralatan pendukung menuju lokasi.
Pengerahan sumber daya dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman serta penanganan titik api dan bara di lapangan.
Tim RPK bersama unsur gabungan melakukan pemadaman pada titik api maupun bara, dilanjutkan dengan penyisiran dan pendinginan area terdampak (mop up).
Proses tersebut dilakukan untuk meminimalkan potensi munculnya kembali api dari bara di material terbakar maupun area sekitar.
"WKS akan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia, baik personel, peralatan, maupun dukungan mobilisasi sesuai dengan kebutuhan di lapangan," kata Destian.
Ia menambahkan bahwa perusahaan berupaya memberikan dukungan secara optimal. Sebanyak 31 personel RPK dikerahkan untuk membantu penanganan di lapangan, lengkap dengan sarana pendukung.
Untuk mendukung operasi pemadaman, PT WKS mengerahkan 2 unit ministriker, 1 unit WICK, 40 rol fire hose berdiameter 1,5 inci, 3 unit nozzle, 5 set peralatan manual, 1 unit alat berat, serta 3 unit kendaraan double cabin.
Seluruh sarana digunakan untuk mobilisasi personel, distribusi air, penyemprotan, serta penanganan titik api dan bara di lokasi kejadian.
Destian mengatakan bahwa koordinasi antarpersonel dan lintas pihak menjadi bagian penting untuk memastikan sumber daya yang tersedia dapat digunakan secara efektif.
"Tim terus berkoordinasi dan melakukan penyisiran pada area terdampak. Setiap titik api maupun bara yang masih ditemukan segera ditangani agar tidak berkembang kembali," ujarnya.
Dalam penanganan karhutla di Desa Pandan Sejahtera, PT WKS berkolaborasi dengan berbagai pihak. Berdasarkan data lapangan, sebanyak 78 personel terlibat dalam proses pemadaman. Mereka berasal dari unsur masyarakat, Manggala Agni, BNPB, PetroChina, TNI, Polri, serta RPK PT WKS.
Keterlibatan berbagai pihak menjadi bentuk sinergi dalam memperkuat personel, sarana, dan koordinasi selama proses pemadaman berlangsung.
"Kami mengapresiasi dukungan dan kerja sama seluruh pihak di lapangan. Penanganan karhutla membutuhkan koordinasi dan kerja bersama agar setiap sumber daya dapat bergerak secara optimal," kata Destian.
Menurut dia, kolaborasi lintas pihak menjadi salah satu faktor penting dalam percepatan penanganan kebakaran. Dengan dukungan dari berbagai unsur, penanganan dapat dilakukan secara terkoordinasi pada titik-titik yang membutuhkan perhatian.
Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.