Pertamina pastikan elpiji nonsubsidi terpenuhi di Sulawesi

Pertamina pastikan elpiji nonsubsidi terpenuhi di Sulawesi

PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan elpiji nonsubsidi di Pulau Sulawesi terpenuhi, baik ukuran 5,5 kilogram maupun 12 kilogram. "Selain penugasan PSO untuk ANTARA News sulteng 1 ...

Pertamina pastikan elpiji nonsubsidi terpenuhi di Sulawesi

Kamis, 16 Juli 2026 20:23 WIB

Image Print

Arsip - Petugas mengecek elpiji nonsubsidi Bright Gas. ANTARA/HO-Humas Pertamina Patra Niaga

Palu, Sulteng (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan elpiji nonsubsidi di Pulau Sulawesi terpenuhi, baik ukuran 5,5 kilogram maupun 12 kilogram.

"Selain penugasan PSO untuk produk subsidi elpiji 3 kilogram, kami juga harus menjaga ketersediaan produk nonsubsidi untuk memudahkan masyarakat memperoleh energi bahan bakar," kata Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto, melalui keterangan tertulisnya, yang diterima di Palu, Sulteng, Kamis.

Ia menjelaskan Pertamina telah melakukan penyesuaian harga elpiji nonsubsidi, yang berlaku sejak 14 Juni 2026.

Untuk wilayah Sulawesi, harga produk elpiji nonsubsidi ukuran 5,5 kilogram, dari harga Rp111.000 per tabung menjadi Rp107.000 ribu per tabung atau turun Rp4 ribu.

Kemudian, elpiji ukuran 12 kilogram dari harga Rp230.000 per tabung menjadi Rp222.000 per tabung atau turun Rp8 ribu per tabung.

Lilik mengatakan penyesuaian harga itu merupakan bagian dari evaluasi berkala dengan mempertimbangkan dinamika pasar maupun mekanisme yang berlaku, sehingga masyarakat dapat menikmati produk elpiji berkualitas dengan harga yang semakin kompetitif.

"Penyediaan produk nonsubsidi sebagai alternatif yang ditawarkan kepada konsumen. Maka, masyarakat tidak perlu khawatir, karena ketersediaan elpiji sangat memadai," ujarnya.

Ia juga mengemukakan produk elpiji merek Bright Gas memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari kualitas elpiji yang terjaga, tabung yang lebih aman karena dilengkapi fitur double spindle valve system (DSVS), hingga kemudahan memperoleh produk melalui jaringan distribusi Pertamina yang tersebar di berbagai wilayah.

Sedangkan, produk elpiji 3 kilogram bersubsidi dikhususkan untuk segmen tertentu (masyarakat miskin), sebagai mana telah diatur pemerintah.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, pelaku usaha yang termasuk dalam delapan sektor usaha yang tidak lagi diperkenankan menggunakan produk subsidi yakni restoran, hotel, usaha binatu (laundry), usaha batik, usaha peternakan, usaha pertanian, usaha petani tembakau, dan usaha jasa las diharapkan beralih menggunakan produk nonsubsidi.

"Supaya penyaluran elpiji subsidi semakin tepat sasaran dan dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak menerima," ucap Lilik.

Ia menambahkan produk Bright Gas dapat diperoleh dengan mudah melalui SPBU, agen agen nonsubsidi, Bright Store, maupun outlet resmi Pertamina yang tersebar di berbagai wilayah Sulawesi.

"Informasi mengenai harga terbaru serta lokasi penjualan Bright Gas dapat diakses melalui aplikasi MyPertamina maupun kanal informasi resmi Pertamina," kata Lilik.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pertamina pastikan elpiji nonsubsidi terpenuhi di Sulawesi

Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026