Pertamina EP Tambun Field kenalkan cara rawat bumi dan energi ke pelajar - ANTARA News Megapolitan

Pertamina EP Tambun Field kenalkan cara rawat bumi dan energi ke pelajar - ANTARA News Megapolitan

Kabupaten Bekasi (ANTARA) - PT. Pertamina EP Tambun Field mengenalkan cara merawat bumi hingga literasi energi kepada para pelajar di SMA Negeri 2 Babelan, Kabupaten Bekasi, melalui kegiatan program eco-school ...

Kabupaten Bekasi (ANTARA) - PT. Pertamina EP Tambun Field mengenalkan cara merawat bumi hingga literasi energi kepada para pelajar di SMA Negeri 2 Babelan, Kabupaten Bekasi, melalui kegiatan program eco-school seminar pemberdayaan masyarakat bertajuk 'Rangkul Raga Bumi'.

"Kegiatan ini sebagai upaya membangun kepedulian lingkungan, memperkenalkan peran strategis industri hulu migas kepada generasi muda. Masa depan lingkungan tidak hanya ditentukan kebijakan dan teknologi, tetapi juga generasi yang hari ini sedang belajar di sekolah," kata Head of Communication, Relations & CID Pertamina EP Zona 7 Wazirul Luthfi di Kabupaten Bekasi, Senin.

Ia menyampaikan pendidikan lingkungan dan literasi energi merupakan investasi sosial jangka panjang dalam membentuk generasi yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap masa depan demi menjaga keberlanjutan ekosistem.

Generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan di masa depan sehingga perlu diberikan kesadaran untuk menumbuhkan kebiasaan baik dalam menjaga lingkungan sekaligus memberikan pemahaman kepada mereka mengenai perjalanan energi yang mendukung kehidupan sehari-hari.

"Kami berharap pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti di ruang kelas, tetapi dapat diterapkan dan dibagikan kepada lingkungan. Kebiasaan sederhana seperti memilah sampah, mengurangi limbah hingga memahami pentingnya penggunaan sumber daya secara bijaksana dapat menjadi fondasi lahirnya masyarakat yang lebih peduli terhadap keberlanjutan.

Pihaknya melibatkan mitra binaan dari Bank Sampah 21, guru pendamping hingga puluhan peserta terdiri atas perwakilan kelas dan kader adiwiyata. Para peserta diajak memahami bahwa peduli lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari sekaligus pentingnya energi dalam mendukung kehidupan dan pembangunan.

Narasumber Bank Sampah 21, Ade, memperkenalkan pengelolaan sampah berkelanjutan, dimulai pentingnya memilah sampah sejak dari sumber, penerapan prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R) serta bagaimana pengelolaan sampah yang tepat mampu memberikan manfaat tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bernilai ekonomis bagi masyarakat.

Pembelajaran berlanjut pada pengenalan industri hulu minyak dan gas bumi. Perwakilan fungsi Production Engineering Pertamina EP Tambun Field, Rahmat, mengajak siswa mengenal proses eksplorasi hingga produksi serta upaya menjalankan operasional dengan memperhatikan prinsip keselamatan, efisiensi, dan perlindungan lingkungan.

Wazirul melanjutkan, melalui kedua sesi tersebut, peserta diajak memahami bahwa menjaga kelestarian lingkungan dan memenuhi kebutuhan energi bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan harus berjalan beriringan.

"Pengelolaan yang bertanggung jawab serta pemanfaatan sumber daya secara bijaksana dan bertanggung jawab menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan," katanya.

Program 'Eco-School Seminar' merupakan bagian dari implementasi 'Rangkul Raga Bumi' yang secara konsisten dikembangkan perusahaan melalui edukasi, kolaborasi dan aksi nyata dalam pengelolaan lingkungan.

"Melalui inisiatif ini, perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat hari ini, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keberlanjutan bagi generasi yang akan datang," demikian Wazirul Luthfi.

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.