Penambangan bijih timah di Pantai Penyusuk Bangka dihentikan sementara - ANTARA News Bangka Belitung

Penambangan bijih timah di Pantai Penyusuk Bangka dihentikan sementara - ANTARA News Bangka Belitung

Sungailiat (ANTARA) - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ahmad Suherman menyebut aktivitas penambangan bijih timah di Pant...

Sungailiat (ANTARA) - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ahmad Suherman menyebut aktivitas penambangan bijih timah di Pantai Penyusuk, Kecamatan Belinyu, dihentikan sementara oleh PT Timah Tbk.

"Aktivitas penambangan bijih timah di Pantai Penyusuk Kecamatan Belinyu untuk sementara dihentikan oleh PT Timah karena ada penolakan aktivitas itu oleh sebagian masyarakat di kecamatan setempat," kata Ahmad Suherman di Sungailiat, Selasa.

PT Timah Tbk menghentikan sementara aktivitas penambangan bijih timah setelah melakukan audiensi dan mendengar aspirasi masyarakat di Sungailiat, Bangka, Selasa, terkait kondisi lingkungan di kawasan pantai yang terdampak kegiatan penambangan tersebut.

Ahmad mengatakan aktivitas penambangan bijih timah di Kawasan Pantai Penyusuk berada dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan sudah mengantongi izin dari PT Timah Tbk.

"Meskipun sudah mendapatkan izin penambangan dari PT Timah, namun aktivitas tetap dihentikan sementara guna menghindari sesuatu hal yang tidak diinginkan," kata dia.

Menurut dia, saat ini aktivitas penambangan bijih timah di wilayah IUP tersebut telah dihentikan sementara, karena kedua belah pihak belum menemukan kesepakatan. 

Dia mengatakan pihaknya memfasilitasi pertemuan dan diskusi antara masyarakat dengan pihak perusahaan agar mendapatkan penyelesaian terbaik dan tidak merugikan kedua belak pihak.

Ahmad menambahkan selain itu, di sekitar Pantai Penyusuk juga terdapat kegiatan penambangan bijih timah ilegal yang berada di luar wilayah IUP PT Timah.

Kegiatan penambangan ilegal tersebut turut berdampak terhadap lingkungan di Kawasan Pantai Penyusuk. 

"Saya mengimbau seluruh masyarakat yang melakukan penambangan supaya tetap menjaga keamanan dan ketertiban, mengedepankan prinsip bermusyawarah untuk mencari mufakat agar tidak ada pihak yang dirugikan," katanya.

Pewarta: Kasmono
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.