Pemprov NTB luncurkan pasar murah serentak guna jaga harga pangan
"Selain untuk menjaga stabilitas harga, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antara pemerintah provinsi dengan masyarakat. Kami berharap program ini terus mendapat dukungan agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh warga,"
Bima, NTB (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meluncurkan pasar murah serentak di 10 kabupaten/kota sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan.
Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, saat menghadiri pasar murah serentak yang dipusatkan di Lapangan Fajar, Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Jumat, mengatakan pasar murah melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Perum Bulog, Pertamina, Bank Indonesia, dan pihak terkait lainnya.
Menurut dia, kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok sekaligus membantu mengendalikan kenaikan harga, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan ketika kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan meningkat.
"Selain untuk menjaga stabilitas harga, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antara pemerintah provinsi dengan masyarakat. Kami berharap program ini terus mendapat dukungan agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh warga," ujarnya.
Ia mengatakan pasar murah menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Desa Tambe dipilih sebagai lokasi peluncuran pasar murah tingkat provinsi karena memiliki jumlah penduduk yang cukup padat serta telah ditetapkan masuk dalam program prioritas Desa Berdaya pada 2027.
Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan berbagai layanan sosial dan publik, seperti pelayanan kesehatan gratis, penyaluran 100 paket sembako gratis bagi lansia, penjualan LPG bersubsidi, serta stan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang menyediakan hadiah bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi NTB Lalu Wiranata mengatakan pasar murah dilaksanakan secara serentak di 10 kabupaten/kota se-NTB.
"Agenda ini akan terus kita laksanakan setiap tahun agar masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran program-program Pemerintah Provinsi NTB," katanya.
Ia mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap program Desa Berdaya, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Pelaksanaan pasar murah secara serentak diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika harga komoditas.
Pemerintah Provinsi NTB bersama pemangku kepentingan terkait akan terus memperkuat sinergi dalam menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah.
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026