Pemprov Kaltim dorong desa wisata jadi kekuatan ekonomi masyarakat - ANTARA News Kalimantan Timur
Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen mendorong desa wisata menjadi kekuatan baru ekonomi masyarakat melalui penganugerahan Lomba Desa Wisata dan penandatanganan perjanjian kerja sama pengembangan desa.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda di Samarinda, Kamis, menegaskan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi desa untuk terus mengembangkan potensi pariwisata.
"Kita harus buktikan desa-desa di Kaltim tidak kalah dengan daerah lain dan mampu menghadirkan objek wisata yang unggul, menarik, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Firnanda pada rangkaian Kaltim Expo 2026 di Samarinda.
Menurut dia, Kaltim memiliki banyak potensi wisata pedesaan, namun pengembangannya masih menghadapi tantangan aksesibilitas dan infrastruktur pendukung.
"Banyak spot wisata desa yang luar biasa, tetapi masih terkendala akses jalan. Karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus prioritas Pemprov Kaltim agar potensi tersebut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Muhammad Faisal menambahkan bahwa penandatanganan kerja sama menjadi bentuk nyata kolaborasi memperkuat ekosistem desa wisata di Bumi Etam.
"Harus ada sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, pelaku usaha, hingga mitra strategis. Kerja sama ini menjadi komitmen bersama untuk membangun potensi desa secara berkelanjutan,” kata Faisal.
Saat ini terdapat 122 desa wisata dari total 841 desa di Kaltim. Faisal berharap keterbatasan fiskal tidak menyurutkan semangat, melainkan memperkuat kreativitas seluruh pihak.
Dalam lomba tersebut, Juara 1 kategori Utama diraih Desa Wisata Klempang Sari (Kabupaten Paser), Juara 2 Desa Wisata Bangun Rejo (Kutai Kartanegara), dan Juara 3 Desa Wisata Tanjung Isuy (Kutai Barat).
Pemprov Kaltim juga memberikan penghargaan untuk tujuh kategori khusus, yaitu, Kategori Pemberdayaan Masyarakat: Desa Sangkuliman (Kutai Kartanegara), Kategori Ekowisata Bahari: Kampung Teluk Harapan (Berau), Kategori Agrowisata: Desa Bhuana Sari Bumi Rapak (Kutai Timur).
Selanjutnya Kategori Pedalaman dan Adat: Kampung Lutan (Mahakam Ulu), Kategori Budaya: Desa Wisata Pampang (Samarinda), Kategori Kreatif: Desa Wisata Satimpo Indah (Bontang), Kategori Konservasi Mangrove: Kampung Wisata Hendrawisata Pesona Mangrove (Balikpapan)
Penganugerahan ini diharapkan menjadi pemantik bagi desa-desa lain untuk berinovasi meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta menjaga kelestarian alam dan budaya setempat.
Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.