Pemkot Bengkulu gencarkan skrining antisipasi penyebaran TBC - ANTARA News Bengkulu
Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu menggencarkan skrining sebagai salah satu upaya menekan penyebaran penyakit tuberkolosis (TBC), menyusul adanya 864 masyarakat Kota Bengkulu yang terinfeksi penyakit TBC selama periode Januari-September 2026.
"Sampai dengan saat ini kita gencar melaksanakan skrining lewat CKG atau berbarengan dengan skrining TBC didapatkan kasus yang terduga TBC sudah di angka 824 kasus selama 2026," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu Nelli Hartati di Bengkulu, Rabu.
Dengan terus dilakukannya skrining khusus TBC dan program cek kesehatan gratis (CKG) dapat menekan penyebaran kasus tuberculosis yang sangat menular tersebut.
Nelli berharap agar masyarakat yang mengalami gejala seperti batuk lebih dari dua Minggu untuk melakukan pemeriksaan dahaknya ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat lainnya.
Hal tersebut dilakukan agar masyarakat mendapatkan penanganan kesehatan sekaligus mewujudkan Kota Bengkulu mencapai nol kasus TBC pada 2035.
Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Bengkulu terus memperkuat kerja sama dengan puskesmas serta berbagai yayasan atau lembaga kesehatan untuk menemukan kasus-kasus baru sedini mungkin.
Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu strategi pemerintah kota dalam mengendalikan penyebaran TBC, sebab penemuan kasus secara cepat akan mempercepat penanganan dan mengurangi risiko penularan lebih luas.
Ia menambahkan, pihaknya saat ini terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya TBC, cara penularan, serta pentingnya pengobatan yang tuntas, mengingat salah satu tantangan dalam penanganan TBC adalah kepatuhan pasien dalam menjalani terapi yang membutuhkan waktu cukup lama.
Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.