Pemkab Lampung Barat percepat realisasi lima proyek rehabilitasi usai bencana
Pemkab Lampung Barat percepat realisasi lima proyek rehabilitasi usai bencana
Jumat, 7 Agustus 2026 19:15 WIB
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus (dua dari kiri) saat berkunjung ke Badan Penanggulangan Bencana Nasional. Jumat (7/8/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Lambar
Kami berkomitmen segera memenuhi seluruh persyaratan administratif guna mempercepat pencairan dana hibah RR
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat mempercepat realisasi dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) usai bencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penanganan lima proyek prioritas yang terdampak bencana.
"Kami berkomitmen segera memenuhi seluruh persyaratan administratif guna mempercepat pencairan dana hibah RR," kata Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, sebagaimana dikonfirmasi, di Bandarlampung, Jumat.
Selain itu, pemerintah daerah juga bakal menyiapkan dukungan anggaran sharing dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) agar penanganan usai bencana berjalan cepat, tepat, dan akuntabel.
"Terdapat lima komitmen yang disepakati dalam percepatan realisasi dana hibah tersebut, yakni pendampingan Inspektorat sejak tahap perencanaan, pembaruan data aset oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD)," kata dia.
Kemudian, lanjut dia, dukungan anggaran sharing melalui APBD Perubahan oleh Bappeda, dukungan teknis perencanaan dan pengawasan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta penguatan koordinasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
"Dana hibah RR tersebut akan digunakan untuk penanganan lima lokasi prioritas," kata dia.
Ia mengatakan lima tempat tersebut yakni penanganan longsor di Jalan Lingkar Kecamatan Way Tenong, Desa Mutar Alam, Kecamatan Way Tenong, penanganan longsor Jalan Lingkar Kenali-Kembahang di Pekon Sukaraja, Kecamatan Belalau, pembangunan jembatan penghubung di Pekon Ringin Jaya, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, penanganan banjir Way Uluhan di Pekon Tapak Siring, Kecamatan Sukau, serta penanganan banjir di Pekon Buay Nyerupa pada aliran Way Warkuk, Kecamatan Sukau.
"Kelima lokasi tersebut merupakan infrastruktur vital yang menjadi akses utama masyarakat sehingga penanganannya diprioritaskan karena berdampak langsung terhadap mobilitas dan keselamatan warga," kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.