Pemkab Batang tetapkan enam lokasi wisata jadi prioritas pembangunan

Pemkab Batang tetapkan enam lokasi wisata jadi prioritas pembangunan

Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menetapkan enam lokasi wisata sebagai prioritas pembangunan 2027 sebagai upaya mengoptimalkan sektor pariwisata sebagai salah satu motor ANTARA News jateng peristiwa ...

Pemkab Batang tetapkan enam lokasi wisata jadi prioritas pembangunan

Selasa, 14 Juli 2026 14:55 WIB

Image Print

Objek wisata Curug Genting jadi salah satu tempat kunjungan wisatawan di Batang. (ANTARA/HO-Humas Kabupaten Batang)

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menetapkan enam lokasi wisata sebagai prioritas pembangunan 2027 sebagai upaya mengoptimalkan sektor pariwisata sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Batang Faiz Kurniawan di Batang, Selasa, mengatakan bahwa bahwa enam destinasi tersebut yaitu Pantai Sigandu, Perkebunan Teh Pagilaran, Tombo, Bandar Ecopark, Pantai Jodo, serta Curug Ginting.

"Kami menegaskan bahwa pengembangan tidak akan berhenti pada pembangunan fisik semata melainkan juga difokuskan pada perbaikan akses jalan dan konektivitas antarobjek wisata," katanya.

Menurut dia, dengan kemudahan akses menuju lokasi wisata yang membentang dari pesisir utara hingga perbukitan selatan diharapkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara dapat meningkat pesat.

"Ketika infrastruktur pendukung mumpuni maka potensi kunjungan akan naik berkali-kali lipat. Kami menyiapkan skema terpadu agar wisatawan betah berlama-lama di daerah ini," katanya.

Ia mengatakan satu tantangan besar yang dihadapi di objek wisata pantai seperti Pantai Sigandu yang terus tergerus abrasi perlu mendapatkan penanganan serius.

"Akan tetapi penanganan kerusakan di kawasan pesisir ini membutuhkan anggaran dan teknologi yang tidak bisa ditanggung sendiri oleh daerah. Karena itu, kami akan mendorong skema kerja sama antara pemerintah pusat, Provinsi Jawa Tengah, dan Kabupaten Batang," katanya.

Sebagai solusi berkelanjutan dan upaya adaptasi terhadap perubahan iklim, Pemkab Batang akan mengembangkan kawasan hutan mangrove di sekitar Pantai Sigandu menjadi ekowisata berbasis konservasi.

Konsep ini dinilai strategis karena tidak hanya melindungi garis pantai dari ancaman abrasi tetapi juga menawarkan daya tarik baru bagi wisatawan yang gemar wisata alam dan edukasi lingkungan.

Di sisi lain, destinasi Sanggalangit yang terletak di Kecamatan Bawang dan sebelumnya sempat terimbas bencana alam, juga masuk dalam radar pemulihan.

"Tim teknis akan melakukan kajian menyeluruh serta revitalisasi agar kawasan tersebut dapat bangkit kembali dan menarik minat pengunjung seperti sediakala," katanya.


Baca juga: Pemkab Batang membangun jembatan penghubung wisata pantai Rp3,8 miliar

Pewarta: Kutnadi
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.