NIK tidak ditemukan saat cek bansos? Ini 6 penyebab dan cara mengatasinya
Jakarta (ANTARA) - Sebagian masyarakat masih mengalami kendala saat mengecek status penerima bantuan sosial (bansos), salah satunya muncul keterangan bahwa Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak ditemukan. Kondisi ini tidak selalu berarti seseorang dipastikan tidak berhak menerima bansos.
Kementerian Sosial (Kemensos) menjelaskan bahwa pencarian data bansos menggunakan basis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Karena itu, hasil pencarian dipengaruhi oleh validitas data kependudukan, hasil pemadanan data, serta proses verifikasi dan pembaruan data yang dilakukan secara berkala.
Berikut beberapa penyebab NIK tidak ditemukan saat cek bansos beserta cara mengatasinya.
Baca juga: Cara daftar Bansos Online lewat portal Perlinsos, syarat & langkah-langkahnya
Penyebab NIK tidak ditemukan saat cek bansos
1. Salah memasukkan NIK
Kesalahan mengetik satu atau beberapa digit NIK menjadi penyebab yang paling sering terjadi. Sistem hanya dapat membaca NIK yang terdiri dari 16 digit sesuai data pada KTP elektronik.
2. Data belum masuk dalam DTSEN
Meski memiliki NIK yang valid, seseorang belum tentu tercatat sebagai calon penerima bansos apabila datanya belum masuk atau belum diperbarui dalam DTSEN yang menjadi acuan penyaluran bantuan sosial.
3. Data kependudukan belum sinkron
Perbedaan data antara Dukcapil dengan data yang digunakan Kemensos, seperti perubahan alamat, status keluarga, atau pembaruan identitas, dapat menyebabkan NIK belum terbaca di sistem.
4. Usulan penerima masih dalam proses verifikasi
Masyarakat yang baru mengajukan usulan sebagai penerima bansos melalui desa, kelurahan, atau aplikasi Cek Bansos perlu menunggu proses verifikasi dan validasi sebelum datanya muncul di sistem.
Baca juga: Cara ubah desil DTSEN di aplikasi Cek Bansos 2026, simak syarat dan langkah-langkahnya
5. Terjadi perubahan status penerima
Data penerima bansos dapat berubah mengikuti hasil pemutakhiran data sosial ekonomi. Jika kondisi ekonomi dinilai sudah meningkat atau tidak lagi memenuhi kriteria penerima, nama yang bersangkutan dapat tidak lagi muncul dalam pencarian.
6. Gangguan sistem atau pembaruan data
Pada waktu tertentu, layanan pengecekan dapat mengalami pemeliharaan sistem atau pembaruan data sehingga hasil pencarian belum dapat ditampilkan secara normal.
Cara mengatasi NIK tidak ditemukan
- Apabila mengalami kendala tersebut, masyarakat dapat melakukan beberapa langkah berikut:
- Pastikan NIK yang dimasukkan sudah benar dan terdiri dari 16 digit.
- Periksa kembali kode verifikasi (captcha) sebelum melakukan pencarian.
- Coba lakukan pengecekan kembali beberapa saat kemudian apabila sistem sedang diperbarui.
- Pastikan data kependudukan di Dukcapil telah sesuai dan terbaru.
- Ajukan pembaruan data melalui pemerintah desa atau kelurahan, Dinas Sosial setempat, atau aplikasi Cek Bansos apabila terdapat perubahan data.
- Lakukan pengecekan secara berkala setelah proses verifikasi selesai.
Cara cek status bansos
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos dengan memasukkan NIK sesuai KTP dan kode verifikasi yang tersedia. Sistem kemudian akan menampilkan status penerima apabila data ditemukan dalam DTSEN.
Apabila data belum ditemukan meski seluruh informasi telah dipastikan benar, masyarakat disarankan menghubungi pemerintah desa atau kelurahan maupun Dinas Sosial setempat untuk memperoleh pendampingan dalam proses pembaruan data.
Baca juga: Pemerintah sinkronisasi data K/L agar penyaluran bansos tepat sasaran
Baca juga: Qodari uji coba Digitalisasi Perlinsos, pastikan bansos tepat sasaran
Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.