Momen Prabowo Minta Izin Minum Kopi di Sela Pidato Sidang Tahunan MPR RI: Daerah Penghasil Kopi Pasti Mendukung Saya

Momen Prabowo Minta Izin Minum Kopi di Sela Pidato Sidang Tahunan MPR RI: Daerah Penghasil Kopi Pasti Mendukung Saya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:45 WIB

VIVA –Ada momen menarik saat Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 di Gedung DPR/MPR Jakarta, Jumat 14 Agustus 2026. Momen tersebut terjadi saat Prabowo tiba-tiba meminta izin untuk meminum kopi. 

Baca Juga

"Maaf saya mohon izin," kata Prabowo dikutip dari tayangan YouTube TV Parlemen, Jumat 14 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai menyeruput kopi, Presiden sempat menyinggung kopi Indonesia. Dia menyebut kopi Indonesia sebagai kopi terbaik. Tak hanya itu, dia juga sempat berkelakar bahwa daerah-daerah penghasil kopi di Indonesia tentu akan mendukungnya.

Baca Juga

"Memang kopi Indonesia yang terbaik. Daerah-daerah penghasil kopi pasti mendukung saya," kata dia. 

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga sempat menyinggung tentang kontestasi pemilu yang masih jauh. Dia juga menyebut banyak calon yang nantinya akan ikut berkompetisi. 

Baca Juga

"Tenang aja pemilu masih lama ini. Ini banyak yang calon-calon," kata dia. 

Poin-poin Penting Pidato Kenegaraan Presiden di Sidang Tahunan MPR 2026

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam pidato kenegarannya hari ini, Prabowo menyampaikan  sejumlah agenda penting dalam pidatonya di hadapan MPR, DPR, dan DPD. Pidato tersebut menyoroti arah pemerintahan, kinerja lembaga negara, kesejahteraan hakim, pendidikan, hingga keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berikut ini beberapa rangkuman poin penting yang menjadi perhatian dalam pidato tersebut.

1. 121 Kebijakan Transformatif Jadi Bagian Agenda Pemerintah

Salah satu hal yang disampaikan Prabowo adalah pelaksanaan 121 kebijakan transformatif oleh pemerintah.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah melakukan perubahan struktural sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas.

Prabowo menggambarkan proses menjalankan pemerintahan sebagai pekerjaan yang tidak ringan. Ia bahkan menyinggung kondisi para pembantunya yang harus bekerja keras untuk menjalankan berbagai agenda pemerintah.

Pernyataan tersebut menggambarkan besarnya beban kerja pemerintah dalam menjalankan berbagai program sekaligus melakukan pembenahan di sejumlah sektor.

2. Empat Pedoman dalam Memimpin Indonesia

Dalam pidatonya, Prabowo juga menekankan sejumlah prinsip yang menjadi pedoman dalam menjalankan pemerintahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Intinya, kebijakan negara harus tetap berpijak pada Undang-Undang Dasar 1945, kepentingan rakyat, serta kepentingan generasi yang akan datang.

Prinsip tersebut menunjukkan bahwa pemerintah ingin menempatkan pembangunan tidak hanya berdasarkan kebutuhan jangka pendek, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap masa depan Indonesia.

Halaman Selanjutnya

Arah tersebut sejalan dengan agenda pembangunan nasional 2025–2029 yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia, reformasi hukum dan birokrasi, serta pemerataan ekonomi sebagai bagian dari prioritas pemerintah.