Menkop dorong pelaku usaha Kota Magelang bentuk koperasi
Menkop dorong pelaku usaha Kota Magelang bentuk koperasi
Jumat, 18 September 2026 08:42 WIB
Menteri Koperasi Ferry Juliantono meninjau stand Borobudur Indonesia Expo di Alun-Alun Magelang, Kamis (17/9/2026) malam. ANTARA/Heru Suyitno
Magelang (ANTARA) - Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), ekonomi kreatif hingga pelaku pariwisata di Kota Magelang, Jawa Tengah, membentuk koperasi berbasis komunitas.
Menteri Ferry JuliantonoIa di Magelang, Kamis (17/9) malam, menyampaikan koperasi dinilai dapat menjadi wadah untuk memperkuat usaha sekaligus membuka akses permodalan yang lebih luas.
"Langkah ini dinilai dapat memperkuat usaha para pelaku ekonomi sekaligus membuka akses terhadap permodalan dan pembinaan," katanya usai membuka Borobudur Indonesia Expo 2026 di Alun-Alun Kota Magelang.
Ia mengatakan, pembentukan koperasi dapat dimulai dengan menghimpun para pelaku usaha atau komunitas yang memiliki bidang usaha sejenis.
Keberadaan koperasi, katanya, juga dapat mempermudah anggota mengakses dukungan permodalan, baik melalui lembaga dana bergulir maupun perbankan.
Selain itu, anggota koperasi dapat memperoleh program inkubasi dan pembinaan langsung dari Kementerian Koperasi.
"Karena memang sebagian besar dari pelaku usaha, UMKM itu perorangan dan kelemahan mereka belum punya badan usaha. Dan badan usahanya kita mendorong membentuk koperasi. Begitu juga di kegiatan ekonomi kreatif, anak-anak muda yang kreator, konten kreator, animator itu untuk membentuk koperasi," katanya.
Menkop berharap semakin banyak pelaku usaha, UMKM,ekonomi kreatif dan pariwisata di Magelang yang membentuk koperasi sesuai bidang usaha masing-masing.
Dengan demikian, katanya, koperasi tidak hanya menjadi wadah berhimpun, tetapi juga dapat memperkuat usaha, memperluas jaringan serta meningkatkan kapasitas ekonomi para anggotanya.
Pada kesempatan sebelumnya, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menjelaskan Borobudur Indonesia Expo berlangsung selama 17–20 September 2026 di Alun-Alun Kota Magelang.
"Alun-alun memang episentrum kegiatan-kegiatan di Kota Magelang," katanya dalam jumpa pers untuk agenda tersebut, Rabu (16/9).
Kegiatan bertema "Membangun Bersama, Memperkuat Ekonomi Masyarakat" ini mempertemukan UMKM, ekonomi kreatif, koperasi, pariwisata, investasi, kementerian, serta pemerintah daerah di kawasan Borobudur dengan target dihadiri sekitar 40.000 pengunjung.
Ia mengatakan ekspo tersebut tidak hanya mendatangkan pengunjung dan transaksi, tetapi juga mendorong terbentuk jejaring usaha yang berlanjut setelah pameran berakhir.
"Yang lebih saya harapkan, ada kemanfaatan ekonomi yang bisa berlanjut, terutama setelah kegiatan berakhir," katanya dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang.
Dia mengharapkan pertemuan pelaku usaha dalam ekspo menghasilkan kerja sama baru, pembukaan pasar bagi produk, kemitraan bagi UMKM dan koperasi, serta peluang investasi.
Ekspo dengan target Rp2 miliar tersebut melibatkan pelaku ekonomi dari kawasan penyangga Destinasi Super Prioritas (DSP) Borobudur yang tergabung dalam Purwomanggung, yakni Kabupaten Purworejo, Wonosobo, Magelang, Kota Magelang, dan Temanggung.
Baca juga: Empat kegiatan September-November gerakkan ekonomi Kota Magelang
Baca juga: Monumen Paku Bumi jadi ikon baru Kota Magelang
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.