Mark Ruffalo Kritik Pedas Hakim Restui Merger Paramount-Warner

Mark Ruffalo Kritik Pedas Hakim Restui Merger Paramount-Warner

CNN Indonesia

Kamis, 01 Okt 2026 10:00 WIB

US actor Mark Ruffalo attends the Oscar Nominees Luncheon at the Beverly Hilton in Beverly Hills, California, on February 12, 2024. (Photo by Valerie MACON / AFP)
Mark Ruffalo kritik pedas keputusan hakim AS restui akuisisi raksasa US$111 miliar Paramount dan Warner Bros. Discovery. (AFP/Valerie Macon)

Jakarta, CNN Indonesia --

Mark Ruffalo semakin gencar mengkritik pedas akuisisi raksasa US$111 miliar Paramount dan Warner Bros. Discovery usai hakim distrik AS Araceli Martínez-Olguín resmi merestui kesepakatan damai gugatan antimonopoli tersebut.

Bintang Marvel Cinematic Universe itu menilai putusan persidangan pada Rabu (30/9) tersebut adalah langkah kelam yang mengancam kebebasan berpendapat hingga nasib ribuan pekerja media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemeran karakter Hulk sekaligus pemenang dua piala Emmy tersebut menegaskan kekecewaannya atas keputusan hukum yang memuluskan jalan bagi perusahaan pimpinan David Ellison itu.

Melalui pernyataan resminya, seperti diberitakan Deadline, Mark Ruffalo secara terbuka mengecam hasil akhir dari gugatan hukum yang diajukan 12 jaksa agung negara bagian tersebut.

"Merger ini akan membendung kreativitas, melemahkan kebebasan berbicara, dan mengorbankan pekerjaan orang-orang-ini adalah kesepakatan buruk bagi negara ini dan tidak seharusnya disetujui," ujar Ruffalo menyusul keputusan hakim.

Melalui unggahan di media sosial yang mengutip kabar persetujuan tersebut, Ruffalo menyerukan bahwa gerakan penolakan publik belum berakhir meski proses hukum di pengadilan telah usai disepakati.

[Gambas:Video CNN]

"Gerakan akar rumput ini tidak akan pudar begitu saja, begitu pula tekad kami," tuturnya.

"Ini tidak pernah sekadar tentang satu merger. Ini tentang melawan miliarder oligarki korup yang menginjak-injak kepentingan orang biasa demi memperkaya diri mereka sendiri. Kami masih ada dalam pertarungan itu. Bergabung lah bersama kami," tegasnya.

Sikap kritis Ruffalo terhadap konsolidasi bisnis media ini sejatinya telah disuarakan sejak lama. Ia sempat menyoroti risiko besar dari pemusatan kontrol satu keluarga atas jaringan media devisi besar, seperti CNN, HBO, dan Warner Bros.

Terlebih, transaksi ini melibatkan investasi dana asing yang dinilainya kurang transparan dalam menjamin independensi editorial, di samping menyinggung kedekatan keluarga Ellison dengan politik kekuasaan.

Sikap berani ini bahkan sempat membawa Ruffalo terlibat perdebatan sengit mengenai dampak merger tersebut dengan Gubernur California Gavin Newsom di sela-sela gelaran Primetime Emmy Awards pada pertengahan September lalu.

Proses perampungan merger raksasa ini sendiri diperkirakan tuntas sepenuhnya pada 8 Oktober, walau Variety memperkirakan selesai pada 6 Oktober.

Namun, entitas gabungan baru tersebut dipastikan bakal dibayangi beban utang luar biasa yang menembus lebih dari US$80 miliar.

Kondisi finansial ini memicu kekhawatiran berantai terkait potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) demi pemangkasan biaya dan eliminasi posisi yang tumpang tindih.

Laporan resmi Departemen Peluang Ekonomi L.A. County mencatat sekitar 2.495 pekerjaan di Los Angeles dan hampir 6.000 posisi secara global terancam hilang.

Namun, pihak manajemen Paramount bergeming dan tetap mengklaim bahwa penggabungan ini justru berorientasi pada pembukaan lapangan kerja baru.

(chri)