KPK Ungkap OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terkait Dugaan Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan
Rabu, 29 Juli 2026 - 12:53 WIB
Jakarta, VIVA βΒ Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, berkaitan dengan dugaan korupsi proyek serta jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Jawa Tengah.
Baca Juga
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan dugaan penerimaan yang melibatkan Anom tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan proyek pemerintah daerah, tetapi juga diduga berasal dari praktik transaksi jabatan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Terkait dengan dugaan penerimaan yang dilakukan oleh Bupati terkait dengan proyek-proyek di wilayah Kabupaten Pemalang. Selain itu, penerimaan oleh Bupati juga diduga terkait dengan jual beli jabatan," katanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu 29 Juli 2026.
Baca Juga
Budi menjelaskan, penyidik masih mendalami konstruksi perkara sekaligus merumuskan pasal yang akan diterapkan. KPK juga masih mengkaji apakah perkara tersebut memenuhi unsur dugaan suap, pemerasan, atau tindak pidana lain yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek di Pemalang.
Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 21 orang dari sejumlah lokasi, yakni Jakarta, Pemalang, dan Purworejo. Dari total pihak yang diamankan, sebanyak 12 orang telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Baca Juga
Selain mengamankan sejumlah pihak, penyidik turut menyita uang tunai sekitar Rp2 miliar. KPK juga memasang segel di beberapa lokasi yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki.
Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu paling lama 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut.
KPK Amankan 21 Orang dari OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 21 orang yang tersebar di Jakarta, Pemalang, dan Purworejo dalam OTT yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.
VIVA.co.id
29 Juli 2026