Korban Kecelakaan Kapal Wisata di Phu Quoc Diberi Kompensasi Uang
Phu Quoc -
Kecelakaan kapal wisata di Phu Quoc, Vietnam menewaskan 15 turis India. Setiap korban luka maupun meninggal dunia akan diberikan kompensasi uang.
Sebanyak 15 turis India menjadi korban meninggal dari insiden terbaliknya perahu cepat di wilayah laut An Thoi (Zona Ekonomi Khusus Phu Quoc, Provinsi An Giang), Vietnam.
Petugas kesehatan Vietnam langsung mengaktifkan siaga merah dan mengerahkan personel serta peralatan darurat sebanyak mungkin begitu mendapat kabar kecelakaan kapal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Segera setelah menerima laporan, Rumah Sakit Phu Quoc Sun langsung mengaktifkan sistem 'Siaga Merah Seluruh Rumah Sakit'. Mereka lalu mengirimkan dua ambulans dan tim darurat ke lokasi kejadian, sambil memobilisasi seluruh personel untuk bersiap menerima korban.
Dua korban luka dari kecelakaan kapal itu kini telah melewati tahap kritis. Setelah hampir dua jam perawatan intensif, kedua pasien yang kritis tersebut dinyatakan aman dan dipindahkan ke Unit Perawatan Intensif (ICU) untuk pemantauan lebih lanjut.
Menurut Dr. Nguyen Quang Thang, Direktur Rumah Sakit Phu Quoc Sun, salah satu dari dua pasien yang parah telah pulih dengan baik setelah sekitar 5 jam perawatan. Mereka sudah mampu berkomunikasi, dan diperkirakan akan segera dipulangkan jika kondisinya tetap membaik.
Tran Minh Khoa, Ketua Komite Rakyat Zona Ekonomi Khusus Phu Quoc, mengatakan pemilik kendaraan setuju untuk memberikan 1.000 USD (setara Rp 18 jutaan) untuk setiap korban meninggal dan 500 USD (setara Rp 9 jutaan) untuk setiap korban luka.
Pemerintah provinsi dan Zona Ekonomi Khusus Phu Quoc juga memberikan 26 juta VND (setara dengan Rp 18 jutaan) untuk setiap kematian korban, bersama dengan dukungan lain yang telah ditetapkan bersama.
"Polisi, pasukan medis, dan pihak berwenang terkait sedang segera menyelesaikan prosedur investigasi dan memverifikasi identitas para korban, serta berkoordinasi dengan lembaga diplomatik dan keluarga korban untuk membawa para korban kembali ke negara mereka," ucap Khoa.
Seperti dilaporkan surat kabar Tien Phong pada Sabtu (11/7), kapal cepat Ocean Pearl Island, dengan nomor plat AG-26751 dan milik Perusahaan Ocean Pearl, yang dikemudikan oleh Nguyen Hong Hai mengalami kecelakaan.
Kapal yang membawa 32 wisatawan India, bersama dengan 3 awak kapal dan 1 pemandu wisata Vietnam dari Hon May Rut Ngoai ke Pelabuhan Internasional An Thoi itu terbalik sekitar 400 meter setelah meninggalkan dermaga.
Kapal tersebut terbalik setelah diterjang gelombang besar dan angin kencang. Pihak berwenang membawa seluruh 36 orang di atas perahu cepat tersebut ke darat, dan menyelamatkan 21 orang. Kecelakaan itu mengakibatkan jatuhnya 15 korban jiwa, termasuk 13 pria dan 2 wanita. Semuanya warga negara India.
(wsw/wsw)