Kemendikdasmen Tegaskan TKA 2026 Tak Wajib, Ini Dampaknya bagi Siswa dan Sekolah

Kemendikdasmen Tegaskan TKA 2026 Tak Wajib, Ini Dampaknya bagi Siswa dan Sekolah

Baca Juga: Rais Aam PBNU Ajak Ribuan Nahdliyin Perbanyak Istigfar Jelang Muktamar NU ke-35

Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen menjelaskan bahwa TKA dapat membantu peserta didik mengetahui kemampuan akademiknya pada mata pelajaran yang diujikan.

“Lewat TKA peserta didik dapat mengetahui gambaran kemampuan akademiknya pada mata pelajaran yang diujikan,” tutur BKPDM dalam unggahan Instagram yang dikutip Jumat (21/8/2026).

Murid Boleh Tidak Ikut TKA

BKPDM menegaskan TKA bersifat opsional dan bukan menjadi penentu kelulusan. Dengan demikian, siswa yang merasa belum siap tetap diperbolehkan memilih untuk tidak mengikuti TKA 2026.

“Jadi, buat kamu yang merasa masih belum siap, nggak perlu dipaksakan daftar dan ikut,” tegas BKPDM.

Meski tidak wajib, siswa yang memilih mengikuti TKA tetap disarankan mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Hasil TKA jenjang SMA, MA, SMK, dan sederajat nantinya dapat digunakan untuk masuk perguruan tinggi melalui jalur SNBP maupun jalur mandiri.

“Namun, perlu diingat kalau kamu memilih ikut, persiapkan dirimu dengan sebaik-baiknya ya! TKA ini hadir untuk memotivasi kamu meningkatkan capaian akademik,” lanjut BKPDM.

Apa Manfaat Ikut TKA 2026?

Meskipun tidak wajib, TKA tetap memiliki manfaat bagi siswa yang memilih untuk mengikutinya. Salah satunya adalah memberikan gambaran mengenai capaian kemampuan akademik pada mata pelajaran yang diujikan.

Hasil TKA SMA, MA, SMK, dan sederajat juga dapat digunakan untuk keperluan masuk perguruan tinggi, termasuk melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun jalur mandiri.

Karena itu, siswa yang memutuskan mengikuti TKA disarankan mempersiapkan diri dengan baik. Tes tersebut diharapkan dapat mendorong siswa untuk meningkatkan capaian akademiknya.

TKA 2026 Digabung dengan Asesmen Nasional

Hal lain yang perlu diketahui siswa dan sekolah adalah pelaksanaan TKA 2026 jenjang SMA, MA, SMK, dan sederajat akan digabung dengan Asesmen Nasional atau AN.

Penggabungan tersebut dilakukan dengan pertimbangan efisiensi dan efektivitas. Dengan mekanisme ini, siswa tidak perlu menjalani dua rangkaian tes dalam waktu yang berbeda karena TKA dan AN dilaksanakan dalam satu waktu tes.

Perubahan tersebut juga memengaruhi mekanisme peserta AN. Jika sebelumnya peserta AN dipilih sebagai sampel oleh pemerintah pusat, dalam skema penggabungan ini peserta AN berasal dari siswa yang mendaftar dan mengikuti TKA.

Artinya, siswa yang mendaftar sebagai peserta TKA secara otomatis menjadi peserta AN.

Baca Juga: Klaim Kubu Febrie Adriansyah Dipatahkan MAKI, Gugatan Praperadilan Ternyata Singgung Uang dan Emas 74 Kilogram

Tidak Ikut TKA, Apa Dampaknya bagi Siswa?

Bagi siswa, tidak mengikuti TKA merupakan hak yang tetap diperbolehkan. Keputusan tersebut tidak membuat siswa otomatis tidak lulus karena TKA bukan penentu kelulusan.

Namun, siswa yang memilih tidak ikut TKA tentu tidak akan mendapatkan hasil TKA yang dapat digunakan sebagai gambaran capaian akademik. Selain itu, siswa juga tidak memiliki hasil TKA apabila nantinya membutuhkannya untuk keperluan seleksi perguruan tinggi yang menggunakan hasil tes tersebut.

Karena itu, siswa perlu mempertimbangkan tujuan mengikuti TKA sebelum mengambil keputusan.

Tidak Ada Siswa Ikut TKA, Apa Dampaknya bagi Sekolah?

Meskipun keputusan mengikuti TKA berada di tangan siswa, sekolah juga perlu memperhatikan jumlah peserta yang mendaftar.

Hal ini berkaitan dengan penggabungan TKA dan AN. Asesmen Nasional menghasilkan Rapor Pendidikan yang dapat digunakan untuk melihat gambaran kondisi dan kualitas pendidikan di satuan pendidikan.

Jika sebuah sekolah tidak memiliki murid yang mengikuti TKA, sekolah tersebut dapat masuk kategori tidak mengikuti AN. Kondisi tersebut dapat menyebabkan Rapor Pendidikan satuan pendidikan tidak terbit pada 2027.

Sekolah juga perlu memastikan jumlah peserta TKA memenuhi ketentuan yang diperlukan dalam pelaksanaan AN. Jika jumlah peserta berada di bawah standar yang ditetapkan, Rapor Pendidikan sekolah pada 2027 dapat berstatus tidak memadai.

Meski terdapat konsekuensi bagi sekolah, kondisi tersebut tidak mengubah status TKA di tingkat siswa. Siswa tetap memiliki hak untuk memilih mengikuti atau tidak mengikuti TKA.

Jadwal TKA SMA, MA, dan SMK 2026

Bagi siswa yang ingin mengikuti TKA 2026, pendaftaran masih berlangsung hingga 27 September 2026. Berikut jadwal lengkapnya:

Pendaftaran: 27 Juli hingga 27 September 2026

Simulasi: 21 hingga 27 September 2026

Gladi bersih: 5 hingga 18 Oktober 2026

Pelaksanaan utama: 26 Oktober hingga 8 November 2026

Pelaksanaan susulan: 16 hingga 29 November 2026

Pengumuman hasil: 23 Desember 2026

Dengan jadwal tersebut, siswa yang memilih mengikuti TKA masih memiliki waktu untuk mempersiapkan diri sebelum pelaksanaan utama dimulai.

Perlu Ikut TKA atau Tidak?

TKA 2026 pada dasarnya merupakan pilihan bagi siswa. Tidak ada kewajiban bagi siswa untuk mengikuti tes tersebut dan sekolah tidak diperbolehkan memaksanya.

Namun, siswa yang memilih ikut dapat memperoleh gambaran mengenai kemampuan akademiknya dan memiliki hasil TKA yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan tertentu, termasuk seleksi masuk perguruan tinggi.

Sementara itu, sekolah tetap perlu mendorong dan memberikan informasi yang cukup kepada siswa agar keputusan mengikuti TKA dapat diambil dengan pertimbangan yang matang. Dengan begitu, hak siswa tetap terjaga sekaligus kebutuhan sekolah dalam pelaksanaan AN dapat diperhatikan.

Baca Juga: 25 Agustus Maulid Nabi, Libur atau Tidak? Cek Sisa Tanggal Merah 2026

FAQ

Apakah siswa yang tidak ikut TKA bisa tetap lulus?

Bisa. TKA bukan penentu kelulusan sehingga tidak mengikuti TKA tidak otomatis membuat siswa tidak lulus.

Apa dampak siswa tidak ikut TKA bagi sekolah?

Karena TKA 2026 digabung dengan AN, jumlah siswa yang mengikuti TKA berkaitan dengan pelaksanaan AN dan Rapor Pendidikan sekolah. Jika tidak ada atau jumlah peserta tidak memenuhi ketentuan, sekolah dapat terdampak pada penerbitan Rapor Pendidikan 2027.

Kapan pendaftaran TKA 2026 ditutup?

Pendaftaran TKA untuk jenjang SMA, MA, SMK, dan sederajat dibuka hingga 27 September 2026.

Kapan TKA SMA, MA, dan SMK 2026 dilaksanakan?

Pelaksanaan utama TKA 2026 dijadwalkan pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Pelaksanaan susulan berlangsung pada 16 hingga 29 November 2026.