Kapolda Kalsel kukuhkan taruna Akpol kaka asuh siswa Sekolah Rakyat - ANTARA News Kalimantan Selatan

Kapolda Kalsel kukuhkan taruna Akpol kaka asuh siswa Sekolah Rakyat - ANTARA News Kalimantan Selatan

Banjarbaru (ANTARA) - Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan mengukuhkan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dan Taruna Akademi Militer (Akmil) menjadi kaka asuh siswa Sekolah Rakyat yang...

Banjarbaru (ANTARA) - Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan mengukuhkan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dan Taruna Akademi Militer (Akmil) menjadi kaka asuh siswa Sekolah Rakyat yang  menyelesaikan Program Taruna Bhakti di tiga sekolah rakyat  Banjarbaru.

"Selain 10 taruna Akpol, ada juga 5 taruna Akademi Angkatan Laut yang  melaksanakan pengabdian di sekolah rakyat," kata Yudha di Banjarbaru, Jumat.

Dia mengatakan kehadiran taruna Akpol dan Akmil diharapkan menjadi role model bagi siswa bagaimana disiplin hidup berasrama.

Kapolda menyebut para taruna adalah sosok yang memiliki disiplin tinggi dan terbiasa hidup mandiri dan bertanggung jawab.

"Dari para taruna inilah, siswa dan siswi sekolah rakyat belajar membangun disiplin, pembentukan karakter, dan semangat kebangsaan melalui pendekatan yang humanis," jelasnya.

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan bersama para taruna Akpol dan taruna Akmil yang melaksanakan Program Taruna Bhakti di Sekolah Rakyat di Banjarbaru. (ANTARA/Firman)

Yudha pun berharap dari kegiatan Taruna Bhakti bisa membawa cerita kepada rekan di akademi bagaimana para taruna menimba ilmu dan pengalaman luar biasa selama mengajar dan bersosialisasi di sekolah rakyat di Kalsel.

Para taruna Akpol dan Akmil melaksanakan pengabdian selama lima hari sejak 3 sampai 7 Agustus 2026 di tiga sekolah yakni Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Banjarbaru, SRT 9 Banjarbaru dan SRT 56 Banjarbaru.

Polda Kalsel mendukung sepenuhnya Program Taruna Bhakti di Sekolah Rakyat hasil kolaborasi Kementerian Sosial, Akpol dan Akmil itu.

Keterampilan dan pengalaman dari para taruna diyakini dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa dan siswi Sekolah Rakyat untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah berasrama.

Presiden Prabowo Subianto menjadi Sekolah Rakyat program prioritas untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui pembukaan akses pendidikan bagi anak-anak dari warga kurang mampu.

Tak hanya sekadar sekolah, siswa di Sekolah Rakyat benar-benar ditempa menjadi generasi unggul dan berprestasi yang memiliki keterampilan dan karakter kuat sebagai anak bangsa Indonesia.

Pewarta: Firman
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.