Jepang tekankan pentingnya komunikasi dengan Rusia - ANTARA News Jawa Timur

Jepang tekankan pentingnya komunikasi dengan Rusia - ANTARA News Jawa Timur

Istanbul (ANTARA) - Jepang, Jumat (2/10), menekankan "pentingnya" menjaga komunikasi dengan Moskow setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan minat Moskow untuk bekerja sama dengan Tokyo, menurut laporan Kyodo News.

Kepala Sekretaris Kabinet Minoru Kihara mengatakan pemerintah Jepang mencatat pernyataan positif Putin baru-baru ini mengenai hubungan bilateral, yang telah memburuk di tengah perang Rusia-Ukraina.

Pernyataan tersebut menyusul komentar Putin di Valdai Discussion Club bahwa Moskow tertarik menjalin kerja sama dengan Jepang, namun merasa khawatir dengan rencana militerisasi Tokyo.

"Kami prihatin dengan kebijakan yang melibatkan pembentukan blok militer-politik di kawasan ini. Saya berkewajiban untuk membicarakan hal ini," katanya pada Kamis.

Putin juga mengatakan Moskow menginginkan hubungan bertetangga yang baik dengan Jepang serta mengidentifikasi adanya kepentingan bersama di bidang ekonomi, perlindungan lingkungan, dan penelitian ilmiah.

"Saya membayangkan hubungan Rusia-Jepang yang baik, bersahabat sebagai tetangga, dan diisi dengan substansi konkret yang baru saja Anda sebutkan: ekonomi, lingkungan, penelitian ilmiah bersama, dan sebagainya," katanya.

Namun, Putin menyatakan bahwa pendekatan Rusia terhadap hubungan dengan Jepang tidak berubah, sementara pendekatan Tokyo telah berubah.

"Bukan kami yang menjatuhkan sanksi terhadap Jepang; justru Jepang yang menjatuhkan sanksi terhadap Federasi Rusia. Terlebih lagi, kami mendengar pernyataan yang cukup keras dari sejumlah pejabat tinggi Jepang. Di pihak kami, kami tidak melakukan hal semacam itu; kami tidak melakukan tindakan seperti itu," ujarnya.

Jepang, bersama anggota G7 lainnya, telah menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia sejak perang Ukraina dimulai pada Februari 2022, termasuk pembekuan aset yang menargetkan Putin dan individu-individu lainnya.

Jepang dan Rusia juga masih terlibat sengketa mengenai Kepulauan Kuril selatan, yang dikuasai Rusia namun diklaim oleh Jepang sebagai wilayah utaranya. Jepang menyebut pulau itu sebagai Kepulauan Chishima.

Secara terpisah pada Kamis, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bertemu dengan delegasi dari DPR Jepang.

Dia menyampaikan terima kasih kepada Jepang atas dukungannya terhadap rakyat Ukraina di tengah "eskalasi brutal" serangan pesawat nirawak dan rudal oleh Rusia, seraya menambahkan bahwa pertahanan udara yang lebih kuat merupakan kunci untuk melindungi nyawa.

Sumber: Anadolu

Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.