Jelang HUT RI, Ini Pesan Menpora di Peringatan Hari Pramuka

Jelang HUT RI, Ini Pesan Menpora di Peringatan Hari Pramuka

Jakarta - Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak anggota Gerakan Pramuka menjaga persatuan dan mempersiapkan diri menuju Indonesia Emas 2045.

Pesan tersebut disampaikan Erick saat membacakan amanat Presiden Prabowo Subianto dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional XII.

Momentum Hari Pramuka tahun ini berdekatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang jatuh pada 17 Agustus. Karena itu, Pramuka diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan ekstrakurikuler, tetapi turut berperan dalam membentuk karakter generasi muda.

"Indonesia Emas 2045 adalah masa depan kalian. Bapak Presiden berpesan agar adik-adik Pramuka terus belajar, berlatih, berkarya, dan menjaga persatuan bangsa," kata Erick dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/8/2026).

Menurut Erick, ada tiga karakter penting yang perlu dimiliki pemuda untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, yakni patriotik, gigih, dan berempati. Ketiga nilai tersebut telah masuk dalam Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia yang disusun Kemenpora.

Pembentukan karakter, kata Erick, tidak cukup hanya melalui pendidikan di dalam kelas. Pengalaman, latihan, keteladanan, serta lingkungan yang baik juga dibutuhkan sejak bangku sekolah hingga perguruan tinggi.

"Karakter tidak terbentuk dalam satu hari dan tidak cukup hanya melalui pelajaran di dalam kelas. Pembentukan karakter terjadi melalui latihan, pengalaman, keteladanan, dan lingkungan yang baik sejak bangku sekolah hingga perguruan tinggi," ujar Erick.

Pramuka Diminta Adaptif

Tantangan pembentukan karakter pemuda semakin besar di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Karena itu, Gerakan Pramuka didorong mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasarnya. Disiplin, gotong royong, dan kepedulian sosial tetap menjadi bagian penting dalam pembinaan generasi muda.

Upaya tersebut juga membutuhkan sinergi lintas kementerian, khususnya Kemenpora, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Dengan demikian, Pramuka diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan kepanduan, tetapi menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk membangun karakter dan kemampuan menghadapi tantangan masa depan.

Pesan tersebut disampaikan menjelang HUT ke-81 RI, dengan generasi muda ditempatkan sebagai bagian penting dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

(mcy/krs)