Jangan Salah Makan! 10 Asupan Ini Bisa Bikin Perut 'Rewel' di Pesawat
Jakarta -
Perjalanan udara bakal lebih nyaman jika kesehatan pencernaan terjaga. Hindari asupan berikut sebelum naik pesawat agar perut tidak 'rewel' sepanjang perjalanan.
Setiap pelancong tentu memiliki rutinitas andalan jelang keberangkatan. Namun, keliru memilih asupan sebelum penerbangan jarak jauh justru dapat memicu ketidaknyamanan di udara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir dari Delish (23/4/2025), berikut sepuluh 10 yang sebaiknya dihindari sebelum naik pesawat, terlebih ketika menempuh perjalanan panjang:
1. Makanan yang Digoreng
Makanan yang digoreng seperti fried chicken atau kentang goreng memang lezat, tapi sebaiknya dihindari dulu saat hendak bepergian dengan pesawat.
Makanan yang diproses dengan cara digoreng dalam rendaman minyak memiliki kandungan lemak trans yang sangat tinggi, sehingga berisiko besar memicu nyeri ulu hati atau heartburn.
2. Daging Merah
Mampir ke restoran cepat saji untuk menikmati burger atau beef steak berukuran besar mungkin terdengar menggiurkan. Sayangnya, daging merah termasuk dalam kategori protein hewani yang sangat sulit dan membutuhkan waktu lama untuk dicerna oleh lambung.
Proses pencernaan yang bekerja ekstra keras ini bisa menciptakan rasa begah dan ketidaknyamanan pada perut selama duduk di kursi pesawat.
3. Kopi
Bagi sebagian besar orang, minum kopi seringkali menjadi ritual sebelum terbang, padahal hal ini tidak dianjurkan.
Lingkungan kabin pesawat terbang dirancang dengan tingkat kelembapan yang rendah serta bertekanan tinggi, yang secara alami sudah membuat tubuh kamu rentan kehilangan cairan.
Jika kondisi ini ditambah dengan sifat diuretik dan efek dehidrasi kuat dari kafein, kamu berpotensi besar mengalami sakit kepala berdenyut.
4. Alkohol
Menikmati segelas wine dingin di lounge eksklusif memang terasa seperti sebuah kemewahan. Akan tetapi, alkohol dan penerbangan udara merupakan kombinasi terburuk bagi kesehatan fisik.
Efek diuretik pada alkohol akan memperparah kondisi dehidrasi di udara.
5. Kacang-kacangan
Kacang tanah, almond, atau edamame memang dikenal sebagai camilan sehat padat nutrisi.
Namun, bahan makanan yang satu ini secara alami mengandung serat kompleks yang sulit diurai, sehingga berpotensi besar menghasilkan tumpukan gas di dalam saluran pencernaan.
Mengalami perut kembung dan terus-menerus buang angin saat harus duduk terdiam berjam-jam di kursi yang sempit jelas akan menjadi pengalaman yang sangat menyiksa.
6. Apel
Buah apel tinggi serat menyehatkan, namun justru sulit dicerna cepat oleh lambung. Mengonsumsinya sebelum terbang berisiko memicu penumpukan gas. Pisang bisa menjadi alternatif buah yang lebih ramah pencernaan.
7. Brokoli
Keluarga sayuran cruciferous seperti brokoli, kubis, dan kembang kol sangat cepat memproduksi gas pencernaan. Tunda niat makan sayuran sehat ini sampai mendarat agar perut tidak terasa begah.
8. Minuman Berkarbonasi
Gelembung gas pada soda atau minuman berkarbonasi akan langsung memicu rasa perih di ulu hati dan perut kembung. Air mineral murni merupakan pilihan hidrasi paling cerdas selama penerbangan.
9. Makanan Pedas
Hidangan bercita rasa pedas sangat rentan memicu iritasi lambung mendadak. Demi penerbangan yang tenang dan nyaman, pilihlah asupan dengan rasa yang lebih ringan atau hambar sebelum masuk kabin.
10. Permen Karet
Aktivitas mengunyah permen karet memaksa kamu menelan banyak udara ekstra yang jadi pemicu kembung. Jika terpaksa mengonsumsinya saat lepas landas demi telinga, segeralah buang setelah pesawat mengudara stabil.
Halaman 2 dari 2
(yms/yms)