Investasi Rp13,72 triliun di Kabupaten Bogor serap 25.502 tenaga kerja - ANTARA News Megapolitan
Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat hingga triwulan II atau Juni 2026 mencatat realisasi investasi sebesar Rp13,72 triliun yang mampu menyerap 25.502 tenaga kerja di daerah itu.
Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Kamis, mengatakan capaian itu menunjukkan investasi yang masuk ke daerahnya turut memberikan dampak terhadap penciptaan lapangan pekerjaan.
Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Bogor pada peringkat ketiga realisasi investasi sekaligus peringkat kedua penyerapan tenaga kerja di Jawa Barat.
"Investasi merupakan salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor," kata Rudy.
Khusus pada triwulan II atau periode April-Juni 2026, realisasi investasi di Kabupaten Bogor mencapai Rp6,59 triliun yang berasal dari 3.070 perusahaan dengan 8.872 proyek.
Investasi selama periode tersebut mampu menyerap 12.509 tenaga kerja.
Dari total realisasi investasi triwulan II, penanaman modal dalam negeri (PMDN) mendominasi dengan nilai Rp4,75 triliun, sedangkan penanaman modal asing (PMA) tercatat Rp1,84 triliun.
Berdasarkan sektor, investasi terbesar berasal dari perumahan dan kawasan industri dengan nilai Rp2,76 triliun, disusul jasa lainnya Rp1,07 triliun serta transportasi, gudang, dan telekomunikasi Rp605,52 miliar.
Kemudian, industri makanan menyumbang investasi Rp338,47 miliar serta sektor perdagangan dan reparasi Rp293,42 miliar.
Sementara berdasarkan penyerapan tenaga kerja, industri kimia dan farmasi menjadi sektor dengan penyerapan terbesar mencapai 1.904 orang.
Selanjutnya, sektor perdagangan dan reparasi menyerap 1.753 tenaga kerja serta industri logam, mesin, dan elektronika sebanyak 1.631 tenaga kerja.
Rudy menekankan Pemerintah Kabupaten Bogor tidak hanya mengejar besarnya nilai investasi, tetapi juga memastikan modal yang masuk dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Yang paling penting, investasi yang tumbuh di Kabupaten Bogor harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketika investasi masuk, usaha bergerak, lapangan pekerjaan terbuka dan ekonomi masyarakat ikut tumbuh," ujarnya.
Menurut dia, pemerintah daerah terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan pelayanan dan perizinan, kepastian berusaha, serta pembangunan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga mendorong penguatan sektor-sektor strategis agar investasi yang masuk semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan pekerjaan.
"Capaian ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus memperbaiki pelayanan, memperkuat infrastruktur dan memastikan investasi yang hadir di Kabupaten Bogor memberikan dampak sebesar-besarnya bagi masyarakat," kata Rudy.
Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.