Ini 5 Perubahan Besar Windows 11 yang Sudah Bisa Dicoba | WinPoin

Ini 5 Perubahan Besar Windows 11 yang Sudah Bisa Dicoba | WinPoin

Selama beberapa tahun terakhir ini memang Windows 11 sering kali menjadi sasaran kritik, mulai dari performa yang terasa semakin berat, Windows update yang menyebalkan, terlalu banyak iklan dan promosi Microsoft, hingga hilangnya berbagai opsi kustomisasi yang dulu tersedia di Windows 10. Namun menariknya, beberapa bulan lalu Microsoft mengumumkan proyek besar bernama Windows K2, sebuah inisiatif

Selama beberapa tahun terakhir ini memang Windows 11 sering kali menjadi sasaran kritik, mulai dari performa yang terasa semakin berat, Windows update yang menyebalkan, terlalu banyak iklan dan promosi Microsoft, hingga hilangnya berbagai opsi kustomisasi yang dulu tersedia di Windows 10.

Namun menariknya, beberapa bulan lalu Microsoft mengumumkan proyek besar bernama Windows K2, sebuah inisiatif yang berfokus memperbaiki fondasi Windows 11.

Baca Juga : Satya Nadella Janjikan Peningkatan untuk Windows 11 Akan Fokus ke Kualitas dan Fondasi Sistem

Nah awalnya, banyak yang mengira bahwa ini hanya sekedar janji biasa, namun ternyata Microsoft mulai benar-benar merealisasikannya.

Dan bahkan sebagian besar fitur yang dijanjikan sudah mulai hadir di Windows 11 Insider, dan beberapa lainnya sudah tersedia untuk seluruh pengguna Windows 11. Tapi apa saja sih perubahannya?

TONTON JUGA:

Iklan dan Copilot Mulai Dikurangi

Jika kamu sadari, sekarang Microsoft mulai mengurangi berbagai iklan dan promosi layanan mereka di Windows 11.

Misalkan saja Widget kini mengutamakan widget lokal dibanding berita MSN, Windows Search mulai menghilangkan promosi Bing dan konten sponsor, Start Menu tidak lagi menampilkan rekomendasi aplikasi maupun website seperti sebelumnya, bahkan hingga tombol Copilot di beberapa aplikasi seperti Photos, Notepad, hingga opsi “Ask Copilot” di File Explorer mulai dihapus.

Singkatnya, Windows mulai terasa lebih bersih dibanding beberapa versi sebelumnya.

Windows Update Kini Jauh Lebih Pintar

Selain itu, salah satu perubahan terbesar juga ada di Windows Update, dimana kini update Driver, framework, dan keamanan kini akan dipasang bersamaan sehingga pengguna umumnya hanya perlu melakukan restart sekali dalam sebulan.

Selain itu, pengguna kini juga bisa menunda restart tanpa batas waktu, bahkan ketika update sudah siap dipasang. Selain itu, kamu juga bisa mengatur kapan pause update selesai, bukan hanya terbatas di minggu minggu saja.

Dan yang menurut saya paling mantap sih, saat pertama kali mengatur PC baru, pengguna kini dapat melewati proses update awal sehingga langsung masuk ke desktop tanpa harus menunggu belasan hingga puluhan menit.

Baca Juga : Mantap, Update Kini Tidak Lagi Wajib di Awal Instalasi Windows 11

Start Menu dan Taskbar Kembali Bisa Dikustomisasi

Selain itu, salah satu kritik terbesar terhadap Windows 11 sejak pertama kali dirilis adalah hilangnya berbagai opsi kustomisasi.

Namun kini akhirnya Microsoft mulai mendengarkan masukan pengguna dan mulai mengembalikan fitur yang sebelumnya dihilangkan. Misalnya :

  • Taskbar bisa dipindahkan ke atas, kiri, atau kanan layar.
  • Ukuran Taskbar bisa dibuat lebih kecil.
  • Start Menu bisa menyembunyikan bagian Recents.
  • Area Pinned maupun All Apps dapat diatur sesuai kebutuhan.
  • Integrasi Phone Link bisa dimatikan.

Baca Juga : Posisi Taskbar Kini Sudah Bisa Dipindah di Windows Insider!

Performa Windows 11 Mulai Ditingkatkan

Selain itu, Microsoft juga sudah memperkenalkan fitur Low Latency Profile, dimana fitur ini akan meningkatkan frekuensi CPU ketika pengguna membuka Start Menu, Taskbar, menu klik kanan, atau flyout lainnya

Hasilnya, berbagai elemen akan terasa jauh lebih responsif. Dan bukan hanya itu saja sih, dari sisi performa juga sudah mulai banyak dirombak, mulai dari penggunaan System Compositor baru berbasis WinUI, Dialog Run baru yang lebih ringan, File Explorer yang lebih cepat dan Windows Search yang jauh lebih konsisten.

Semua peningkatan ini sekarang sudah mulai bisa dicoba di Windows Insider dan bahkan Low Latency Profile harusnya sudah tersedia untuk pengguna umum lainnya.

Modernisasi Tampilan

Nah Windows K2 ini tentu belum selesai dan Microsoft juga mengonfirmasi masih ada banyak pembaruan lain yang sedang dikembangkan.

Misalkan salah satunya adalah modernisasi lebih banyak komponen Windows ke WinUI, akan hadirnya klik kanan baru yang lebih cepat dan fleksibel, Dark Mode yang lebih konsisten, pengurangan penggunaan RAM di Windows dan lainnya.

Sebagian besar fitur tersebut ditargetkan hadir sebelum akhir tahun 2026, sementara sisanya akan menyusul pada tahun 2027.

Sebagai pengguna Windows, saya pribadi cukup terkejut dengan kecepatan Microsoft merilis berbagai perubahan ini, karena kamu mungkin tahu juga bahwa biasanya kita harus harus menunggu bertahun-tahun sebelum janji seperti ini benar-benar terealisasi.

Namun kali ini cukup banyak peningkatan yang sudah bisa dicoba melalui Windows Insider, bahkan sebagian sudah tersedia untuk pengguna umum.

Nah meskipun memang masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Microsoft. Namun setidaknya, arah pengembangan Windows 11 sekarang terlihat jauh lebih jelas dibanding beberapa tahun sebelumnya.

Bagaimana menurutmu guys? komen dibawah.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post