Indonesia Tegas Mengutuk Serangan Terhadap Gaza, Minta Israel Hormati Komitmen dan Laksanakan Kewajiban

Indonesia Tegas Mengutuk Serangan Terhadap Gaza, Minta Israel Hormati Komitmen dan Laksanakan Kewajiban

Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengutuk serangan berulang yang dilakukan oleh Israel terhadap Jalur Gaza, Palestina, meminta negara itu menghormati komitmen gencatan senjata dan melaksanakan kewajibannya.

Bagikan:

JAKARTA - Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengutuk serangan berulang yang dilakukan oleh Israel terhadap Jalur Gaza, Palestina, meminta negara itu menghormati komitmen gencatan senjata dan melaksanakan kewajibannya.

Israel sejak akhir pekan lalu meningkatkan serangan terhadap Gaza, meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan mengenai perlucutan senjata kelompok Hamas dan penarikan pasukan Israel dari wilayah kantong Palestina itu.

"Indonesia dengan tegas mengutuk serangan militer Israel yang terus-menerus terhadap Gaza, termasuk serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil, yang merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional, sengaja merusak pelaksanaan Rencana Perdamaian Gaza, dan memperburuk penderitaan rakyat Palestina," cuit Kemlu RI (5/8).

"Indonesia menyerukan agar Israel, sebagai pihak dalam perjanjian gencatan senjata, segera dan secara permanen menghentikan serangan militernya, sepenuhnya melaksanakan kewajibannya berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan, dan menghormati semua komitmen berdasarkan perjanjian gencatan senjata, sesuai dengan hukum internasional," lanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Trump Kamis pekan lalu mengumumkan kesepakatan perlucutan senjata kelompok Hamas dan penarikan pasukan Israel dari Gaza, menilainya sebagai kesepakatan bersejarah menuju perdamaian dan keamanan yang dilaksanakan secara bertahap.

Pejabat Hamas Ghazi Hamad mengatakan kelompok tersebut menyetujui kesepakatan perdamaian komprehensif setelah berkonsultasi dengan berbagai faksi Palestina, dengan tujuan mengakhiri perang dan menyelamatkan warga Palestina dari kondisi kemanusiaan yang parah di Jalur Gaza.

Namun, belum ada sikap resmi dari pihak Israel. Di sisi lain, Israel melancarkan serangan berulang terhadap Gaza usai pengumuman Presiden Trump, langkah yang dikritik Hamas sebagai upaya menggagalkan kesepakatan gencatan senjata.

Terpisah, Dewan Perdamaian pada Hari Senin mendesak Israel dan Hamas untuk memenuhi kewajiban mereka berdasarkan kerangka gencatan senjata Gaza yang telah disepakati, mengatakan kemajuan lebih lanjut bergantung pada kepatuhan kedua belah pihak.

"Indonesia menyambut baik penerimaan yang dilaporkan oleh Hamas dan faksi-faksi Palestina lainnya terhadap Peta Jalan untuk Fase Dua Rencana Perdamaian, sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025)," jelas Kemlu RI.

"Ini merupakan langkah penting menuju penghentian konflik," lanjutnya.

"Indonesia juga menyerukan agar semua pihak memastikan perlindungan penuh terhadap warga sipil, personel medis, dan pekerja kemanusiaan, serta memastikan pengiriman bantuan kemanusiaan yang aman, cepat, dan tidak terhambat," tandas Kemlu RI.

BACA JUGA:


Kemlu RI menambahkankan, "Indonesia menegaskan kembali komitmen teguhnya untuk mendukung proses politik yang kredibel menuju perwujudan Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat berdasarkan Solusi Dua Negara, sesuai dengan resolusi PBB yang relevan dan parameter yang disepakati secara internasional, sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian yang adil, abadi, dan menyeluruh di Timur Tengah."

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+