Imigrasi Batam nilai layanan pada akhir pekan perluas akses masyarakat
Imigrasi Batam nilai layanan pada akhir pekan perluas akses masyarakat
Senin, 24 Agustus 2026 11:20 WIB
Masyarakat mengantre untuk layanan keimigrasian di akhir pekan di Unit Layanan Imigrasi Batam, Kepri. ANTARA/HO-Imigrasi Batam
Batam, Kepulauan Riau (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menilai layanan keimigrasian pada akhir pekan memperluas akses masyarakat, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengurus dokumen pada hari kerja.
Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Imigrasi Batam Kharisma Rukmana mengatakan layanan seperti Paspor Simpatik dan Paspor Merdeka mendapat respons positif dari masyarakat meski belum ditetapkan sebagai agenda rutin.
"Layanan yang diselenggarakan di akhir pekan ini cukup disambut positif karena menjadi alternatif bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja. Berdasarkan evaluasi, layanan tersebut dinilai telah memperluas akses layanan keimigrasian bagi masyarakat," kata Kharisma saat dihubungi di Batam, Kepri, Senin.
Ia mengatakan antusiasme masyarakat dinilai melalui jumlah pemohon dan kuota yang terisi pada aplikasi M-Paspor.
Kendati demikian, Kharisma mengatakan kuota layanan Paspor Simpatik tidak selalu terisi penuh dengan jumlah pemohon yang dilayani belum mencapai kuota paspor yang disediakan.
"Antusiasme dinilai cukup tinggi dari jumlah pemohon melalui M-Paspor maupun yang walk in atau pelayanan langsung. Namun, pada saat hari-H pelaksanaan ada banyak faktor yang mungkin mempengaruhi masyarakat tidak datang, antara lain waktu pelaksanaan atau lokasi layanan," ujarnya.
Jika respons masyarakat tetap tinggi, katanya, layanan tersebut dapat kembali digelar dengan mempertimbangkan ketersediaan petugas, anggaran, dan sarana prasarana.
"Ke depan, kita juga berencana membuka layanan konsultasi dan informasi untuk semua masyarakat. Jadi, masyarakat yang ingin bertanya langsung perihal paspor dapat datang langsung ke pelayanan kami di akhir pekan," kata Kharisma.
Selain layanan akhir pekan, Imigrasi Batam juga memperluas akses pelayanan melalui program Reach Out yang menyasar perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing.
Selama 2026, layanan tersebut telah dilaksanakan sebanyak lima kali, di antaranya di PT Kinema kawasan Nongsa dan PT Luxsan kawasan Kabil.
Kharisma mengatakan minat perusahaan terhadap layanan Reach Out cukup baik karena memberikan kemudahan bagi perusahaan dan tenaga kerja asing untuk memperoleh layanan keimigrasian tanpa harus datang langsung ke kantor Imigrasi Batam.
"Kami melihat layanan ini masih sangat dibutuhkan, khususnya oleh perusahaan yang memiliki cukup banyak tenaga kerja asing," ujarnya.
Imigrasi Batam akan terus berkoordinasi dan melakukan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan di kawasan industri agar layanan tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.
Sosialisasi layanan akhir pekan maupun Reach Out dilakukan melalui media sosial resmi Imigrasi Batam, komunikasi langsung dengan masyarakat serta koordinasi dengan perusahaan.
Kharisma mengatakan informasi yang disampaikan sudah mencantumkan jadwal, lokasi, jenis layanan dan kuota yang tersedia sehingga masyarakat maupun perusahaan dapat mempersiapkan kebutuhan sebelum menggunakan layanan.
Baca juga: Pemkot Batam kumpulkan Rp2,3 M untuk donasi korban gempa NTT
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.