Forum Warga Kota edukasi anak soal risiko konsumsi minuman berpemanis

Forum Warga Kota edukasi anak soal risiko konsumsi minuman berpemanis

Jakarta (ANTARA) - Forum Warga Kota (FAKTA) Indonesia memanfaatkan peringatan Hari Anak Nasional 2026 untuk mengedukasi anak-anak dan orang tua mengenai pentingnya membatasi konsumsi minuman berpemanis dalam ke...

Jakarta (ANTARA) - Forum Warga Kota (FAKTA) Indonesia memanfaatkan peringatan Hari Anak Nasional 2026 untuk mengedukasi anak-anak dan orang tua mengenai pentingnya membatasi konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK).

Kegiatan bertema "Anak Bukan Target Pasar Minuman Berpemanis Dalam Kemasan" itu digelar di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jakarta Pusat, Minggu, yang diikuti ratusan anak dari Jakarta, Bogor, dan Bekasi.

"Kegiatan ini bertujuan mengedukasi anak-anak agar mampu memilih minuman yang sehat. Kami ingin mereka memahami dampak buruk mengonsumsi minuman berpemanis dalam kemasan secara berlebihan," kata Ketua FAKTA Indonesia, Ari Subagio Wibowo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Ari menyampaikan, edukasi sejak dini diperlukan untuk meningkatkan kesadaran anak dalam memilih minuman yang lebih sehat serta mengurangi risiko penyakit akibat konsumsi gula berlebih.

Menurut dia, upaya tersebut juga perlu melibatkan orang tua dan lingkungan sekolah. Orang tua diharapkan membiasakan anak mengonsumsi air putih, sedangkan sekolah dapat menyediakan pilihan minuman yang lebih sehat melalui kantin.

Baca juga: Forum Warga Kota minta cukai MBDK segera diterapkan

Dalam kegiatan tersebut, penyelenggara juga mengadakan lomba mewarnai sebagai media penyampaian pesan mengenai pentingnya pola konsumsi sehat kepada anak-anak.

Selain edukasi, FAKTA Indonesia kembali menyampaikan usulan agar pemerintah menerapkan cukai terhadap MBDK sebagai salah satu instrumen untuk menekan konsumsi produk tinggi gula sekaligus mendukung upaya pencegahan penyakit tidak menular.

"Kami berharap negara hadir melalui kebijakan cukai MBDK agar perlindungan terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak, semakin kuat," ujar Ari.

Sementara itu, Wakil Ketua FAKTA Indonesia Azas Tigor Nainggolan mengatakan kegiatan tersebut memanfaatkan momentum Hari Bebas Kendaraan Bermotor karena dinilai mampu menjangkau masyarakat secara luas dan menjadi ruang yang efektif untuk meningkatkan literasi kesehatan.

Menurut dia, anak-anak merupakan kelompok yang perlu mendapatkan perlindungan dari paparan promosi produk MBDK, sehingga pemerintah didorong memperketat pengawasan terhadap promosi dan iklan MBDK yang menyasar anak-anak.

"Hari ini kami bersama anak-anak mengajak pemerintah segera menerapkan cukai MBDK sebagai langkah pencegahan agar anak-anak Indonesia tumbuh sehat. Ini merupakan investasi bagi masa depan bangsa," kata Tigor.

Baca juga: KPAI-Forum Warga desak BPOM revisi aturan informasi nilai gizi produk

Baca juga: Forum Warga Kota tingkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya MBDK

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.